Powered By Blogger
Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

September 16, 2011

Bananas, Oh... Bananas...

.
Do you like banana? Hehehehe… Pisang yang empuk dan manis ini memiliki dampak kesehatan yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Pisang mengandung sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang menjadi satu dengan serat. Penelitian telah membuktikan kalau makan dua pisang saja sudah cukup untuk mengakomodir latihan fisik yang berat selama 90 menit! WOW! Tidak heran pisang menjadi buah nomor satu bagi kebanyakan atlet terkemuka di dunia.



Memang persediaan energi tidak hanya didapat dari pisang, namun makan pisang dijamin akan membuat kondisi tubuh kamu tetap fit! Selain itu, makan pisang dapat mencegah sekaligus mengatasi sejumlah besar penyakit, so, pisang jadi menu wajib bagi kalian-kalian yang doyan diet… :p Hihihihihi… Doyan jarene…

Kamu depresi? Mungkin karena depresi diet ya? Don’t worry! Menurut survei dari MIND, makan pisang akan melenyapkan rasa depresi. HOW???

February 15, 2011

Refleksi Seminar ASEAN - 15 Maret 2010


Pada tanggal 15 Maret 2010, saya mengikuti sebuah seminar tentang ASEAN yang diadakan di Universitas Kristen Petra. Seminar ini merupakan seminar besar dimana para pembicaranya merupakan pembicara yang ahli di bidangnya dan berasal dari daerah yang berbeda di Indonesia.

Dalam seminar ini, dibahas permasalahan-permasalahan yang menyangkut ASEAN seperti permasalahan ‘comot kebudayaan’, masalah keamanan, dan lain sebagainya. Setelah mengikuti seminar tersebut, saya menemukan beberapa pencerahan dan pengetahuan.

Setelah mengikuti seminar ini, ada 2 poin yang saya tangkap, yaitu para generasi-generasi muda di Indonesia harus mulai vokal dan memiliki ketertarikan untuk memberikan sumbangsih pikiran bagi ASEAN. Karena kalau bukan kita yang muda, siapa yang akan meneruskan ASEAN?

Poin ke-2, saya menangkap bahwa saat ini, negara-negara ASEAN masih memiliki banyak konflik. Konflik itu disebabkan masalah perebutan wilayah teritorial. Tiap negara mengklain suatu pulau sebagai kepunyaannya, kemudian konflik juga disebabkan adanya permasalahan perebutan budaya, contohnya seperti budaya batik dan tari-tari Idonesia yang diklaim oleh negara Malaysia.

Bagi saya pribadi, ASEAN mengalami kebingungan / dilema dalam menentukan kadar/standardisasi “Hak Asasi Manusia”, dan hal ini pula yang dinyatakan oleh seorang penulis, Heru Susetyo Nuswanto dalam artikelnya yang bertajuk Asean dan Dilema Penegakan HAM.

Sebagai contoh kasus; Negeri gajah putih Thailand mengadakan hajat akbar akhir Februari 2009 ini yaitu 14th ASEAN Summit (Pertemuan Puncak ASEAN ke 14) yang diadakan di Hua Hin, Thailand. Sedianya forum tertinggi ASEAN ini akan diadakan di Chiang Mai pada bulan Desember 2008, namun berhubung kondisi politik dalam negeri Thailand kurang stabil dan daerah Chiang Mai adalah basis kelompok oposisi maka pertemuan ASEAN ke 14 ini digelar di Hua Hin, kota pantai berjarak tiga jam di Selatan Bangkok. Bagi pemerintah Thailand yang berkuasa saat ini (di bawah PM Abhisit Vejjajiva dari Partai Demokrat), pertemuan ASEAN ini amat penting karena meneguhkan legitimasinya selaku pemerintah yang berkuasa ke dalam dan keluar Thailand. Maklumlah, tahun 2008 silam diwarnai dengan kisruh politik yang luar biasa dahsyat, dimana PM Thailand berganti empat kali dalam satu tahun saja. Dimana hanya satu kali saja pergantian kepala pemerintahan tesebut berlangsung melalui mekanisme Pemilu dan selebihnya adalah 'intervensi' dari Mahkamah Konstitusi Thailand.

Bagi ASEAN, terlebih lagi pertemuan ini amat penting, karena merupakan pertemuan pertama pasca kelahiran ASEAN Charter (Piagam ASEAN) pada 20 November 2007. Empat puluh tahun sudah ASEAN berdiri sejak 8 Agustus 1967 namun tak kunjung memiliki piagam bersama. Barulah pada ASEAN Summit ke 13 di Singapore piagam tersebut dilahirkan dan berkekuatan hukum (entry into force) pada 15 Desember 2008 setelah sepuluh negara anggotanya meratifikasinya.

Sesuai dengan ASEAN Charter, pertemuan tingkat tinggi pemimpin negara-negara ASEAN yang digelar di Hua Hin ini adalah forum pengambilan kebijakan utama yang akan memberikan panduan kebijakan sekaligus keputusan terkait isu-isu penting yang sejalan dengan tujuan-tujuan dan kepentingan ASEAN. Lebih dari itu, ASEAN Summit ke 14 ini ingin menegaskan mandat dan memberikan cetak biru (blueprint) bagi negara-negara ASEAN untuk pembentukan masyarakat ASEAN yang terdiri atas masyarakat ekonomi (economic community), masyarakat politik dan keamanan (political-security community), dan masyarakat sosial budaya (socio cultural community) ASEAN yang dicanangkan untuk dibentuk pada tahun 2015. Secara khusus adalah cetak biru untuk dua jenis masyarakat yang terakhir, karena cetak biru masyarakat ekonomi ASEAN (ASEAN economic community) telah lahir pada pertemuan di Kuala Lumpur pada tahun 2006. Dengan telah lengkapnya ratifikasi ASEAN Charter oleh semua anggota ASEAN pada 15 Desember 2008, maka asosiasi negara-negara Asia Tenggara yang terbentuk di Bangkok pada 8 Agustus 1967 ini telah menjadi satu entitas dan organisasi antar pemerintah yang memiliki personalitas hukum (legal personality) tersendiri.

Saya jadi berpikir, sebenarnya apa makna HAM dalam bingkai ASEAN? Salah satu tujuan pembentukan ASEAN, sesuai dengan Deklarasi ASEAN 1967 adalah untuk meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional melalui penghargaan terhadap keadilan dan supremasi hukum dalam hubungan antar negara ASEAN sesuai dengan prinsip-prinsip Piagam PBB (UN Charter 1945).

Tujuan tersebut di atas kemudian dijabarkan lagi dalam pasal 1 Piagam ASEAN 2007 dimana maksud dari pembentukan ASEAN antara lain adalah untuk memelihara dan meningkatkan perdamaian, keamanan, dan stabilitas serta memperkuat nilai-nilai yang berorientasi pada kedamaian di dalam regional ASEAN (angka 1) dan juga untuk memperkuat demokrasi, meningkatkan kepemerintahan yang baik (good governance) dan supremasi hukum, serta untuk memajukan dan melindungi hak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan dasar (angka 7). Menilik maksud dan tujuan pembentukan ASEAN seperti terungkap dalam Deklarasi ASEAN maupun Piagam ASEAN di atas, tak diragukan lagi bahwa organisasi ini memiliki komitmen yang tinggi terhadap pemajuan dan peningkatan perdamaian, keamanan, dan juga hak asasi manusia di lingkup ASEAN. Lebih dari itu organisasi ini juga menyatakan ketundukan dan penghormatannya kepada Piagam PBB, hukum inernasional dan hukum humaniter internasional (pasal 2 angka 2 Piagam ASEAN).

Komitmen tersebut di atas kemudian semakin menguat dengan pembentukan Badan HAM ASEAN (Asean Human Rights Body) seperti tertuang pada pasal 14 Piagam ASEAN 2007. Kendati demikian langkah-langkah indah terkait perdamaian, keamanan dan HAM di lingkup ASEAN ini bukan tanpa pembatasan. Karena, pada piagam yang sama disebutkan bahwa semua tindakan ASEAN dan negara-negara anggotanya harus sesuai dengan prinsip-prinsip, antara lain : (1) menghargai kemerdekaan, kedaulatan, persamaan, integritas territorial dan identitas nasional semua negara ASEAN dan (2) tidak melakukan intervensi (non interference) pada masalah-masalah dalam negeri sesama anggota ASEAN serta (3) tidak mengambil bagian dalam setiap kebijakan dan aktivitas yang mengancam kedaulatan, integritas territorial, stabilitas politik dan keamanan negara ASEAN lainnya (pasal 2 angka 2 Piagam ASEAN).

ASEAN memiliki dilema terkait permasalahan HAM. Salah satu mandat dari Piagam ASEAN adalah pembentukan Badan HAM ASEAN (ASEAN Human Rights Body). Pasal 14 Piagam ASEAN menyebutkan bahwa sesuai dengan tujuan ASEAN untuk memajukan dan meningkatkan perlindungan HAM dan kebebasan-kebebasan dasar (fundamental freedoms), ASEAN akan membentuk Badan HAM ASEAN.

Sampai kini kelompok kerja untuk pembentukan mekanisme HAM ASEAN (ASEAN human rights mechanism) masih bekerja dan telah melahirkan kerangka acuan (terms of reference) tentang badan ini. Beberapa usulannya antara lain bahwa badan ini akan berbentuk komisi (commission) (www.aseanhrmech.org) dan, sesuai dengan Vientiene Action Programme 2004, akan menaruh perhatian secara khusus pada (1) pemajuan dan perlindungan hak-hak perempuan dan anak; (2) perlindungan dan pemajuan hak-hak pekerja migran; (3) memajukan kesadaran dan pendidikan HAM; dan (4) menggalang kerjasama antara komisi nasional HAM di setiap negara ASEAN. Kelompok kerja tersebut juga menegaskan bahwa Badan HAM ASEAN tersebut nantinya akan tunduk dan mengacu pada instrumen-instrumen HAM nasional dan internasional seperti Piagam PBB, Deklarasi HAM Universal 1948, Deklarasi dan Program Aksi Vienna 1993, dan konvensi-konvensi internasional di bidang HAM lainnya.

Namun demikian, di luar semua perkembangan progresif dari ASEAN dengan Piagam ASEAN, Masyarakat ASEAN dan Badan HAM ASEAN-nya, ASEAN menghadapi tantangan dan masalah yang harus diselesaikan secara arif, yaitu penghormatan dan penegakan HAM di negara-negara anggotanya. Organisasi ASEAN pasca kelahiran Piagam ASEAN 2007 telah menjadi entitas dan memiliki personalitas hukum (legal personality) tersendiri. Status dan mandat baru ASEAN ini akan terbentur tembok tebal para anggotanya sendiri. Karena, hampir semua negara anggota ASEAN memiliki persoalan HAM. Myanmar dengan rejim militernya yang otoriter dan penindasan etnis minoritasnya (Rohingya, dll), Thailand dengan kekerasan dan konflik di Thailand Selatan (Patani Darussalam) dan sengketa perbatasan dengan Kamboja, Malaysia dengan masalah diskriminasi rasial dan pemberlakuan internal security act-nya, Kamboja dengan berlarut-larutnya peradilan terhadap mantan petinggi Khmer Merah, Philippina dengan berlarutnya konflik dan macetnya perdamaian di Moro-Mindanao, juga Indonesia yang memiliki masalah dengan kemiskinan, pengangguran, serta pemenuhan hak-hak ekonomi, kesehatan dan pendidikan warganya.

Beberapa masalah HAM di atas bahkan telah melewati pintu ruang domestiknya karena skala pelanggaran dan kejahatan yang begitu besar. Sebutlah kasus Myanmar dan Kamboja. Apa yang terjadi di Myanmar dalam bentuk kekerasan politik dan penindasan etnis minoritas seperti Rohingya (yang tak diakui sebagai warganegara Myamar hingga kini) dan di Kamboja (dalam bentuk genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan pada era Pol Pot 1975 – 1979) adalah suatu pelanggaran berat HAM dan kejahatan internasional yang patut menjadi perhatian bersama. Tak cukup diserahkan melalui mekanisme nasional saja. Masalah kemudian adalah, bagaimanakah ASEAN dapat mengatasi dilema penegakan HAM ini dengan fair dan adil? Bagaimanakah ASEAN dapat tetap memajukan dan melindungi HAM, menghormati keadilan dan perdamaian sambil tetap menghargai kedaulatan, integritas teritorial, dan prinsip tidak campur tangan urusan dalam negeri dari negara anggota ASEAN lainnya? Juga, bagaimanakah Badan HAM ASEAN yang akan dibentuk dapat tetap memajukan dan melindungi HAM di ruang lingkup ASEAN sekaligus pada saat bersamaan mengakomodasi integritas dan kepentingan negara-negara ASEAN?

Dilema ini sungguh tidak sederhana dan jelas menjadi batu ujian bagi ASEAN. Bagaimana ASEAN dari semula bersifat asosiasi kerjasama regional bisa bermetamorfosis menjadi personalitas hukum dengan mekanisme dan aturan bersama yang ditaati oleh semua negara anggotanya . Termasuk di bidang Hak Asasi Manusia.

Pada akhirnya, saya menyimpulkan bahwa dalam kehidupan ini saya tidak bisa hanya bersantai-santi. Saya harus mau berjuang keras. ASEAN membutuhkan generasi penerus yang mau berjuang, saya berharap suatu saat saya dapat memberikan suatu sumbangan bagi ASEAN. Pastinya permasalahan kebudayaan dan perebutan daerah teritorial harus bisa dituntaskan secepatnya. Apakah saya dapat ikut berperan sebagai pemberi masukan untuk hal itu? Semoga saja.


August 20, 2010

Prophecy of Barack Obama

.


100 tahun dari ramalan penubuat Kenya akan masa depan “Anak Kenya” (Obama) mulai terbuka…




Dari abad yang lalu, peramal Kenya yang besar, Johanwa Owalo, penemu dari Gereja Kenya Nomiya Luo, dan yang dipercaya oleh warga Kenya sebagai Nabi dengan karunia bernubuat yang mirip seperti Yesus Kristus dan Muhammad, pada tahun 1912 menyatakan nubuat mengerikan tentang Amerika Serikat:


Sangat jauh mereka (Amerika Serikat) bersatu dalam kejahatan di masa itu (masa depan) sehingga kehancuran mereka telah dikunci oleh Bapaku. Kota besar mereka akan terbakar, tanaman-tanaman mereka dan ternak mereka akan menderita penyakit dan mati, anak-anak mereka akan binasa karena penyakit yang tidak pernah dilihat di dunia ini, dan aku menyatakan padamu misteri terbesar dari segala hal yang telah diijinkan untuk kulihat, bahwa kehancuran mereka (Amerika Serikat) akan tiba melalui tangan penuh dendam dari salah satu anak kita sendiri. (“Visions of the Great Nyasaye, A Study of the Luo Religion in Kenya”, Order of Sorcha Faal, Sister Mary McCrea © 1915)




Artikel oleh Sorcha Faal ini dilanjutkan dengan:


“Untuk mempelajari tingkat akurasi nubuat Kenya dari Johanwa Owalo, kita harus memperhatikan banyaknya kebetulan yang telah terjadi dalam 100 tahun ramalan yang tampaknya terus bergaung dalam saat-saat sulit kita. Senator Obama memang muncul untuk memenuhi nubuatan tersebut karena memang, ia adalah, jelas, ‘anak’ dari agama suku Kenya Luo (gabungan dari Kekristenan dan kepercayaan suku Afrika), karena ia telah lahir pada 4 Agustus 1961 di Honolulu, Hawai dari ayahnya Barack Obama Sr. (lahir di Propinsi Nanza, Kenya, dari etnis Luo) dan Stanley Ann Dunham (yang memberinya nama dari nama awal ayahnya).”




“Yang jauh lebih menarik, mungkin, adalah fakta bahwa anak dari orang Kenya Luo ini, Barack Obama, memiliki tujuan untuk menjadi pemimpin dari Amerika Serikat dalam waktu yang sama ketika kebangsaan ayahnya sedang dalam krisis karena adanya cacat pada (dan beberapa menyataan ‘kecurian’) pemilihan umum yang membawa warga Kenya jatuh dalam perang suku yang merenggut nyawa 1.000 orang, yang dipercaya banyak warga Luo sebagai pengantar untuk waktu yang telah dinubuatkan oleh peramal mereka, Johanwa Owalo…”


Karena binatang pertama dalam Wahyu 13 (Obama) dinubuatkan hanya memiliki waktu 42 bulan (3,5 tahun), maka waktunya dimulai sejak hari Inagurasi Kepresidenan Obama pada 20 Januari 2009, yang berarti bahwa pada akhir Juli 2012 kita akan melihat kehancuran dari Amerika Serikat, kemungkinan terjadi dari nuklir yang dideskripsikan sebagai kehancuran dari “Putri Babel” (Amerika) dan rajanya dalam Yeremia 50 dan 51.


The alien who is among you shall rise higher and higher above you, and you shall come down lower and lower…” (Deuteronomy 28:43).

“Orang asing yang ada di tengah-tengahmu akan menjadi makin tinggi mengatasi engkau, tetapi engkau menjadi makin rendah…” (Ulangan 28:42).





Mungkinkah nubuatan dari Johanwa Owalo tentang ‘anak’ dari Kenya ini tepat seperti yang digadang-gadangkan bahwa ia adalah nabi yang bernubuat dengan tingkat akurasi seperti Yesus? Mari kita nantikan akhir Juli 2012. Semoga saja semua ini hanya akan menjadi legenda Kenya



Sumber:

http://www.christian-forum.net/index.php?showtopic=25500

http://www.firststonellc.com/JohanwaOwaloResearch.pdf



.

August 15, 2010

INDEPENDENCE IN GOD

.



Independence / kebebasan / kemerdekaan merupakan sesuatu yang sedang kita peringati di bulan ini. Pada tanggal 17 Agustus 2010, kita bersama-sama akan memperingati hari kemerdekaan Indonesia, yaitu hari dimana Indonesia terbebaskan dari segala bentuk penjajahan negara lain.


Namun apakah kemerdekaan itu telah benar-benar membebaskan Indonesia dari segala aspek? Hmm… Kalau menurut kalian belum, coba renungkan, di aspek apa kita belum merdeka, dan apa yang bisa kamu lakukan untuk membebaskan negara ini dari ‘penjajahan’ itu.




Berbicara tentang kemerdekaan, berarti bicara tentang menjadi pribadi yang independent, yaitu pribadi yang mandiri dalam Tuhan. Maksudnya?? Kita tidak bisa menjadi remaja yang terus-terusan memiliki kerohanian bayi. Sudah saatnya kita belajar dewasa, belajar mendiri. Saat teduh tiap hari, baca firmanNya tiap hari, berdoa dengan intim dan sungguh-sungguh tiap hari. Semua harus mulai kita jalankan secara dewasa dan mandiri, agar kita bisa benar-benar MERDEKA! Mungkin tidak mudah pada awalnya, tapi itulah yang disebut belajar. Kita harus mau sangkal diri. Kita yang suka tidur melulu atau main game melulu, sudah saatnya kita merelakan waktu kita dengan hal yang bagi kita awalnya tidak asik. Tapi percaya deh, kalau kita terus jalankan, kita akan semakin menikmatinya dan merasakan adanya Tuhan dan lawatanNya bagi kita.





Ayo MERDEKA!


.

Kacamata Bolong: "Uuuurgh" Fashion...

.

Dari jaman ke jaman selalu aja inovasi baru di dunia fashion, hal-hal yang di dekade tertentu dianggap sampah, di dekade lain bisa dianggep something cool yang wajib dipake..

Temenku nih yang doyan banget K-Pop, bilang ke aku, "Ini lagi booming banget di Korea nih!"
Dan aku melihat sesuatu yang bagi aku sama sekali nggak keren...


Kacamata


Apa yang "spesial" dari kacamata ini?

Kacamatanya bolong... Tanpa kaca, dan katanya lagi digandrungi banget di Korea.

Nggak bisa gue menalar barang ini bisa bikin seseorang makin keren, bahkan aku melihat benda ga berfaedah ini malah bikin orang yang make keliatan haus perhatian banget...




Gimana menurutmu?


.

June 27, 2010

63336: Segala Pertanyaan Terjawab?



63336 adalah layanan jawab pertanyaan lewat SMS, lebih dikenal dengan AQA (Any Questions Answered). Dengan mengetik sebuah pertanyaan dan mengirimkan ke nomor 63336, anda akan segera mendapat SMS jawabannya. Organisasi ini menyatakan diri sebagai organisasi yang mengetahui segala jawaban di dunia.


"We've been answering questions now for six years, so when it comes down to it, 63336, the UK's most accurate text question and answer service, knows pretty much everything. Ask us absolutely any question - fun or serious, or just challenging - and we'll answer in just a few minutes."



Pertama kali muncul pada April 2004, AQA 63336 telah menjawab lebih dari 20 juta pertanyaan. Pertanyaannya bebas, boleh pertanyaan menjebak, menantang, bahkan hal-hal di masa depan. APAPUN!

Cukup dengan 1 poundsterling per SMS. Untuk info lebih lengkap, berikut link-nya:
63336

Setelah aku melihat iklan dari AQA 63336 di
63336ADVERT melalui saran temanku, Nico, aku jadi sedikit SHOCK dan terheran-heran...


63336 produced and broadcast its first television advert in November 2009. The advert was the subject of controversy due to the alleged use of Illuminati symbolism such as a pyramid and an eye. In March 2010 the advert was shown for a second time.




Gimana bisa organisasi ini menayangkan iklan segelap dan seseram itu? Dengan koor menyeramkan (ga heran kalo itu lagu dari gereja setan) dan ekspresi serius dan egang dari para "bintang iklan"nya, aku jadi terperangah dan ga bisa berkata apa-apa selain: INI ORGANISASI SESAT.


Dengan menyatakan diri mereka sebagai "Organisasi yang Tahu Segalanya", mereka memiliki motto yang hampir sama dengan Illuminati, dimana mereka mempercayai bahwa mereka telah "dicerahkan" dan tahu segalanya karena pertolongan sang The Great Architect...

Well, bagi kita yang udah percaya jelas angka 63336 sendiri mengundang tanda tanya karena tidak berbeda jauh dengan angka setan; 666 di kitab Wahyu. Semua fenomena aneh ini harus membuat kita waspada, jangan geblek dan terus-terusan bebal seakan-akan ini cuma fenomena yang lagi trend dan 'cool'...




Apapun kata orang, iklan AQA63336 dan simbol-simbol yang mereka pakai sama sekali nggak cool dan nggak lazim. So, always vigilant and prepare for the last days.


.

June 24, 2010

Illuminati

.



Illuminati adalah sebuah organisasi persaudaraan rahasia kuno yang pernah ada dan diyakini masih tetap ada sampai sekarang, walaupun tidak ditemukan bukti - bukti nyata tentang keberadaan organisasi persaudaraan ini sampai saat ini. Kata Illuminati dapat diterjemahkan sebagai "Pencerahan Baru". Para pengikut Illuminati disebut "Illuminatus", yang berarti "Yang Tercerahkan".


Dalam novel "Angels and Demon" karya Dan Brown; Salah seorang Illuminatus yang terkenal adalah Galileo Galilei, seorang ahli antropologi yang dihukum pancung oleh gereja akibat membuat pernyataan bahwa pusat alam semesta bukan bumi, melainkan matahari. Pernyataan tersebut dianggap menyinggung gereja, karena secara tidak langsung menyatakan bahwa Tuhan dengan sengaja menempatkan pusat kehidupan di planet lain. Dalil Galilei tersebut juga sekaligus membantah doktrin gereja pada saat itu bahwa Bumi berbentuk datar. Sejak saat itu Illuminatus terus diburu oleh para kaum gereja. Saat pihak geraja menekan anggota Illuminati, mereka ditangkap lalu diberi cap salib di dada mereka, baru kemudian dibunuh. Anggota Illuminati kemudian bergerak dari bawah tanah sebagai sebuah kelompok rahasia yang paling dicari oleh gereja.


Para Illuminatus yang melarikan diri kemudian bertemu dengan kelompok rahasia lainnya yaitu kelompok ahli batu yang bernama
Freemasonry atau lebih sering disebut sebagai kelompok Mason. Sejak bergabung dengan kelompok Freemasonry, illuminati menjadi semakin kuat karena dibantu oleh jaringan kelompok Freemasonry yang sepertinya tidak menyadari telah dijadikan alat transportasi aman oleh illuminati. Illuminati terus diburu oleh gereja.


Mereka dicap sebagai penganut paham Luciferian Conspiracy, dikarenakan mereka, sama seperti halnya Freemasonry, memiliki ritual pemujaan kepada "Sang Arsitek Agung" / "The Great Architect", yang dilambangkan oleh mereka berupa "The All-seeing-Eye" / "Mata tuhan" (diambil dari legenda mesir); yang merupakan simbol dari Lucifer (sebutan setan dalam tradisi kristiani).
Hingga saat ini, mereka berjuang secara diam-diam melawan dan berusaha meruntuhkan gereja katolik roma, yang dianggap melambangkan kekuasaan dari Yesus Kristus, musuh Lucifer.


Misi akhir Illuminati adalah mengurangi jumlah umat manusa secara drastis dan memasang chip pada tiap manusia. Dengan memakai chip ini, maka manusia telah manjadi pengikut setan.

Anda mau tahu tentang chip? Berikut
promosinya.

Sumber: Wikipedia


.

June 22, 2010

BAB 1: Kesaksian Nyata Tentang Neraka



.

Berikut adalah hasil translation dari kisah 7 Colombia Youth to Hell and Heaven

(First chapter of 12 chapters).




Kisah ini bener-bener menggugah dan alangkah baiknya jika kita tidak menjadi pribadi yang skeptis dengan tidak mempercayai adanya neraka...
Tapi, keputusan tetap di tangan anda:

LUKAS 16:19-26

Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan. Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya.

Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak tersebrangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyebrang.

Alkitab, perkataan Tuhan, sudah sangat jelas menerangkan tentang Surga dan Neraka. Dalam porsi yang baru saja kita baca, Tuhan memberitahu kita tentang dua tempat: Surga dan Neraka, Keselamatan atau Penghukuman. Tidak ada tempat “yang di tengah-tengah”. Api penyucian / Purgatory tidak ada. Tempat penantian tidak ada, yaitu tempat dimana jiwa manusia menunggu untuk sementara waktu setelah mereka pergi dari bumi kemudian menuju ke Surga; Alkitab sudah sangat jelas tentang itu.


11 April 1995

Tuhan memberi kita suatu pencerahan yang akan mengubah seluruh sisa hidup kita. Kami baru saja mengetahui tentang Tuhan dan firmanNya. Kami adalah tujuh remaja yang diberi Tuhan penghargaan dan tanggung jawab besar untuk membagi pencerahan ini kepada dunia.

Segalanya bermula pada kira-kira pukul 10 pagi. Kami sedang berdoa dan sudah bersiap-siap untuk pergi piknik pada sisa hari itu. Tiba-tiba pada pukul 10 itu, cahaya putih yang sangat berkuasa bersinar menembus salah satu jendela. Ketika cahaya itu muncul, kita semua segera berbicara dalam bahasa Roh dan telah dibaptis oleh Roh Kudus.

Pada saat itu, kami semua begitu terkejut dan bersemangat akan apa yang kami lihat. Cahaya Kemuliaan itu bercahaya memenuhi seluruh ruangan. Cahaya itu jauh lebih kuat daripada cahaya matahari. Di tenah-tengah cahaya, kami melihat sekumpulan malaikat memakai jubah putih. Malaikat-malaikat ini sangat cantik, tinggi, dan rupawan.

Di tengah-tengah kumpulan maaikat itu, kami melihat sesuatu yang luar biasa – figur seorang Pria. Pria ini adalah sesosok yang spesial, Pria yang memakai mantel yang sangat putih dengan jubah. RambutNya seperti benang-benang emas. Kami tak mampu meliha wajahNya karena Ia terlalu bersinar. Walaupun begitu, kami dapat melihat sabuk emas di sekeliling perutNya, dengan huruf emas yang mengatakan: “Raja Segala Raja dan Tuhan Segala Tuhan”. Ia memakai sandal emas murni di kakiNya, dan kecantikanNya tidak tertandingi. Saat kami melihat kehadiran Pria itu, kami semua segera berlutut.

Kemudian kami mendengar suaraNya. SuaraNya begitu spesial dan indah; setiap kata menusuk ke dalam hati kami bagai pedang bermata dua; persis seperti yang tertulis dalam firman Tuhan (Ibrani 4:12 “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.”). Ia berbicara kepada kita dengan kata-kata yang sederhana namun sangat kuat. Secara jelas kami mendengarNya berkata, “Anak-anakKu, jangan takut, Aku adalah Yesus dari Nazaret, dan aku datang padamu untuk menunjukkan padamu suatu misteri supaya kamu dapat menunjukkannya dan memberitahukannya pada kota-kota, bangsa, kota-kota besar, gereja-gereja, dan segala tempat. Kemana aku memberitahumu untuk pergi, kesanalah kau akan pergi, dan kemana aku memberitahumu untuk tidak pergi, kamu tidak akan pergi.”

Alkitab, Perkataan Tuhan berbicara dalam Yoel 2:28 “Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan medapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.” Ini adalah waktu-waktu yang telah disiapkan Tuhan untuk semua orang.

Kemudian sesuatu yang aneh terjadi, sebongkah batu muncul di tengah-tengah ruangan, dan Tuhan, yang bersama-sama kami, membuat kami berdiri di atas batu itu. Batu itu sekitar 8 inci di atas lantai, dan sebuah lobang besar muncul di lantai. Lobang itu sangat besar, hitam, dan merupakan lembah atau gua yang mengerikan. Tidak lama, kami terjatuh dari puncak batu dan terus terjatuh menembus gua di lantai itu. Itu sangat gelap dan membawa kami ke dalam pusat bumi.

Ketika kami berada dalam kegelapan yang suram, kami sangat ketakutan! Kami begitu ketakutan hingga kami berkata kepada Tuhan,”Tuhan kami tidak mau pergi ke tempat itu! Jangan bawa kami ke tempat itu Tuhan! Keluarkan kami dari sini Tuhan!” Lalu Tuhan menjawab dengan suara yang negitu indah dan penuh haru, “Pengalaman ini sangat diperlukan agar kau dapat melihat dan memberitahu yang lain.”

Kami ada di lorong melengkung yang berbentuk tanduk, dan kemana kami melihat, kami melihat bayangan-bayangan, setan, dan sosok-sosok yang berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Kami terus menuju makin dalam dan makin dalam. Hanya dalam beberapa detik, kami telah dipenuhi kehampaan dan ketakutan yang sangat hebat.

Pada akhirnya kami tiba di sebuah gua; dipenuhi pintu-pintu yang mengerikan, seperti labirin. Kami tidak mau masuk ke dalam. Kami merasakan aroma yang sangat buruk dan panas yang mencekik kami. Begitu kami masuk, kami melihat hal-hal mengerikan, pemandangan yang sangat menakutkan. Seluruh tempat itu dipenuhi oleh api; dan di tengah-tengah api itu; ribuan tubuh orang dibakar. Mereka menderita siksaan yang sangat hebat. Pemandangan itu begitu mengerikan, kami tidak mau melihat apa yang ditunjukkan kepada kami.

Tempat itu dibagi ke dalam bagian-bagian penyiksaan dan penderitaan yang berbeda. Salah satu bagian yang Tuhan ijinkan untuk kami lihat adalah “LEMBAH KUALI”, begitu kami menyebutnya. Di sana ada jutaan kuali. Kuali-kuali itu diletakkan sejajar dengan tanah; tiap-tiap kuali dipenuhi dengan lahar di dalamnya. Dalam tiap kuali, terdapat satu jiwa yang telah mati dan masuk ke neraka.

Begitu jiwa-jiwa itu melihat Tuhan, mereka segera berteriak, “Tuhan, kasihanilah kami! Tuhan beri kami kesempatan untuk keluar dari sini! Tuhan, keluarkan aku dan aku janji akan bersaksi ke dunia kalau tempat ini nyata!” Tetapi Tuhan bahkan tidak melirik ke arah mereka. Disana ada jutaan manusia, perempuan dan anak-anak muda di tempat itu. Kami juga melihat homoseksual dan pemabuk dalam siksaan. Kami melihat semua orang-orang ini menjerit dalam suatu kesakitan yang luar biasa.



Kami sangat terkejut akan fakta bawa tubuh mereka dihancurkan. Cacing-cacing keluar-masuk dari lubang mata mereka yang kosong, mulut, dan telinga; lalu menembus kulit di seluruh tubuh mereka. Ini memenuhi perkataan Tuhan yang tertulis di dalam Yesaya 66:24 “Mereka akan keluar dan akan memandangi bangkai orang-orang yang telah memberontak kepada-Ku. Di situ ulat-ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, maka semuanya akan menjadi kengerian bagi segala yang hidup.”, juga dalam Markus 9:44 “Di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.” Kami begitu ketakutan akan apa yang kami lihat. Kami melihat api setinggi 9 hingga 12 kaki. Dalam tiap api, selalu ada jiwa orang yang telah mati dan menuju ke neraka.

Tuhan mengijinkan kami untuk melihat seorang pria yang direbus dengan lahar dalam sebuah kuali. Ia naik-turun dan daging di wajahnya berjatuhan. Ia memandangi Tuhan sesaat; kemudian menjerit dan memanggil nama Yesus. Ia berkata, “Tuhan, kasihanilah! Tuhan beri aku kesempatan! Tuhan keluarkan aku dari tempat ini!” Tetapi Tuhan Yesus tidak mau melihatnya. Yesus membalikkan badanNya memunggungi ia. Ketika Yesus melakukan ini, pria itu segera mengutuk dan menghujat Tuhan. Pria ini adalah John Lennon, anggota dari grup musik “The Beatles”. John Lennon adalah pria yang mengejek dan menghina Tuhan selama hidupnya. Ia berkata bahwa Kristen akan menghilang dan Yesus Kristus akan segera dilupakan oleh semua orang. Bagaimanapun, saat ini ia sedang di neraka dan Yesus Kristus hidup!! Kristen juga tidak menghilang.

Selama kami berjalan di sisi tempat itu, jiwa-jiwa manusia menjulurkan tangan-tangannya kepada kami dan memohon belas kasihan. Mereka memohon kepada Yesus untuk mengeluarkan mereka dari sana, tetapi Tuhan tidak melihat mereka.

Kemudian kami mulai berjalan menuju ke bagian lain. Kami menuju ke bagian terburuk dari neraka, dimana siksaan terkeji terjadi; PUSAT NERAKA. Dimana siksaan terburuk dikumpulkan; menjadikan suatu siksaan mengerikan yang tidak dapat dijelaskan oleh makhluk hidup. Orang-orang yang ada disini hanyalah mereka yang telah mengenal Yesus dan mengetahui firman Tuhan. Disana ada pastur, pelayan Tuhan, misionaris, da segala tipe manusia yang pernah menerima Yesus dan mengenal kebenaran; tetapi menghidupi kehidupan ganda.

Disana juga ada orang-orang yang murtad; penderitaan mereka ribuan kali lebih buruk dari siapapun. Mereka berteriak dan memohon kepada Tuhan akan belas kasih, tetapi firman Tuhan berkata dalam Ibrani 10:26-27 “Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang duraka.”

Jiwa-jiwa itu ada disana karena mereka berkotbah, berpuasa, menyanyi dan mengangkat tangan mereka di gereja, tetapi di jalan dan di rumah mereka berbuat cabul, berzinah, berbohong, dan mencuri. Kita tidak dapat berbohong kepada Tuhan. Lukas 12:48b “Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.”

Tuhan lalu mengijinkan kami melihat dua wanita yang pernah menjadi kakak-beradik Kristen selama mereka di bumi, tetapi mereka tidak menghidupi kehidupan yang benar di hadapan Allah. Salah satu dari mereka berkata kepada yang lain, “Kamu orang sial terkutuk! Ini salahmu sampai aku berakhir di sini! Kamu tidak menyatakan kepadaku firman yang kudus! Dan karena kamu tidak memberitahuku tentang kebenaran, aku sekarang disini, di neraka!” Mereka akan meneriakkan kalimat-alimat seperti ini di tengah-tengah kobaran api, dan mereka begitu membenci satu sama lain karena di neraka tidak ada cinta, belas kasih, ataupun pengampunan.

Di sana ada ribuan jiwa yang telah mengenal perkataan Tuhan, tetapi hidup mereka tidak bersih di hadapan kehadiran Tuhan yang kudus. Tuhan berkata, “Kamu tidak bisa bermain-main dengan Tuhan atau dengan api neraka!”. Ia juga memberitahu kami, “Anak-anakKu, segala penderitaan semua manusia di bumi dijadikan satu, tidak ada artinya, TIDAK ADA ARTINYA dibandingkan penderitaan satu orang yang menderita siksaan di bagian neraka yang paling ringan sekalipun.” Apabila siksaan paling ringan di neraka dapat begitu parah, bagaimana jauh lebih parah penderitaan mereka yang diletakkan di Pusat Neraka, yang pernah mengenal kebenaran firman Tuhan tetapi pergi meninggalkannya. Kemudian Tuhan kembali mengingatkan bahwa kita dapat bermain-main dengan api di bumi, tetapi tidak pernah dengan api di neraka.

Kami terus berjalan melewati berbagai tempat dan Tuhan menunjukkan kepada kami banyak sekali orang-orang yang berbeda. Kami melihat semua orang di sana rata-rata menerima 6 tipe siksaan. Di sana ada siksaan dari setan dengan segala macam tipe hukuman. Hukuman buruk yang lain adalah adanya kesadaran dalam diri mereka sendiri yang mengatakan, “Ingatlah ketika mereka berkotbah padamu, ingatlah ketika ka mendengar kata-kata Tuhan, ingatlah ketika mereka memberitahumu tentang neraka dan kau tertawa karenanya!” Pikiran-pikiran mereka menyiksa mereka; persis seperti ulat-ulat yang melewati seluruh tubuh mereka, juga seperti api yang memakan dan ribuan dan ribuan kali jauh lebih panas dari pada api yang sudah kita tahu. Ini adalah hadiah yang telah disediakan iblis bagi mereka semua yang telah mencarinya dan mengikutnya.

Tuhan berkata lewat firmanNya dalam Wahyu 21:8 “Tetapi orang-orang yang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inila kematian yang kedua.”

Berikutnya, Tuhan menunjukkan kepada kami seorang pria yan telah membunuh 6 orang. Ke enam orang ini kini mengelilinginya, dan terus berteriak kepadanya, “Ini adalah kesalahanmu sampai kami ada di tempat ini, KESALAHANMU!” Si pembunuh mencoba menutupi telinganya kaena ia tidak mau mendengarkan mereka, tetapi ia tidak dapat menghindar dari mendengarkan, sebab di neraka seluruh inderamu akan menjadi jauh lebih sensitif.

Jiwa-jiwa di tempat itu disiksa dengan rasa haus akan air yang tidak dapat ditoleransi dan tidak dapat dipuaskan dengan cara apapun; seperti kisah di Alkitab tentang Lazarus dan si orang kaya dalam Lukas 16:19-31. Orang kaya di neraka meminta hanya setetes air, itu saja sudah cukup. Firman Tuhan berkata dalam Yesaya 34:9, “Sungai-sungai Edom akan berubah menjadi ter, dan tanahnya menjadi belerang; negerinya akan menjadi ter yang menyala-nyala.”

Di tempat itu, setiap jiwa pasti ada di tengah-tengah api. Orang-orang berpindah dan melihat sungai indah bagaikan kristal di tengah-tengah api; tetapi ketika mereka mencoba menjangkaunya, sungai itu berubah menadi api. Mereka juga melihat pohon-pohon dengan buah-buah yang mengandung banyak air; tetapi ketika mereka mencoba mengambilnya; pohon itu akan membakar tangan mereka dan setan-setan akan menertawakan mereka.

Lalu Tuhan membawa kita ke suatu tempat yang jauh lebih buruk dari segala tempat yang telah kita kunjungi. Kita melihat danau api dan belerang. Di salah satu sisi danau itu ada sungai yang jauh lebih kecil, disana ada jutaan dan jutaan dan jutaan jiwa-jiwa yang menangis dan memohon kepada Tuhan untuk mengasihani mereka. Mereka berkata kepadaNya, “:Tuhan, tolong! Keluarkan kami dari sini paling tidak untuk waktu yang sebentar! Tolong beri aku kesempatan untuk keluar!!!” Bagaimanapun, Tuhan tak dapat melakukan apapun untuk mereka karena penghakiman mereka telah ditetapkan.

Di antara jutaan dan jutaan manusia, Tuhan mengijinkan kami untuk terfokus pada seorang laki-laki yang separuh tubuhnya telah terbenam di dalam danau api. Tuhan lalu mengijinkan kami mengerti segala pikirannya. Nama pria itu adalah Mark. Kami begitu tercengang akan hal yang pria ini ucapkan untuk dirinya sendiri. Kami memperoleh pengajaran abadi ketika kami mendengar pikiran ini, “Aku mau memberikan apapun untuk berada di tempatmu saat ini! Aku mau memberikan apapun untuk kembali ke bumi hanya selama satu menit. Aku tidak akan peduli jika aku adalah manusia paling menyedihkan, paling sakit, paling dibenci, atau orang termiskin di dunia, aku mau memberikan segala-galanya untuk kembali! Hanya untuk satu menit di bumi!” Tuhan Yesus menggenggam tanganku. Yesus menjawab pikiran Mark dengan berkata, “Mark, kenapa engkau ingin kembali ke bumi hanya selama satu menit?” Dengan tangisan dan suara tersiksa, ia menjawab Tuhan, “Tuhan! Aku mau memberikan apapun untuk kembali ke bumi hanya selama satu menit supaya aku memperoleh kesempaan untuk bertobat dan diselamatkan!”

Ketika Tuhan mendengarkan apa yang diucapkan Mark, aku melihat darah mengalir dari luka-luka Yesus, dan air mata memenuhi mataNya waktu Ia berkata, “Mark, sekarang sudah terlambat untukmu! Ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu.” (Yesaya 14:11b) Ketika Tuhan mengatakan hal ini kepadanya, ia tenggelam ke dalam danau selamanya. Sugguh menyedihkan semua jiwa-jiwa itu tidak memiliki harapan lagi. Hanya kita yang masih di bumi yang masih beroleh kesempatan untuk bertobat hari ini dan pergi ke Surga dengan Tuhan Yesus Kristus kita.

Aku sekarang menyerahkan engkau kepada saudariku untuk melanjutkan testimoni ini, terima kasih.


TO BE CONTINUED...


.

March 7, 2010

THE EARTH DESTROYED...


.

Tuhan bakal bikin bumi kering kerontang en hancur, terus membalik permukaannya dan menyerak-nyerakkan semua penduduknya.



Kalau itu sudah kejadian, nasib rakyat bakal sama dengan nasib Presiden, nasib bos bakal sama kayak nasib cleaning service, nasib PRT bakal sama kayak nasib majikannya, nasib produsen bakal sama kayak nasib konsumen, dan nasib orang yang banyak utang kredit bakal sama kayak nasib para debt collector…


Bumi bakal dikeringkan sekering-keringnya, dan semua kekayaan alamnya bakal dibersihkan sehabis-habisnya *ini Tuhan loh yang bilang*. Setelah itu, bumi akan sangat sedih en layu. Dunia akan merana bareng-bareng…


Kejadian ini terjadi karena penduduknya suka melanggar Undang-Undang, suka ganti-ganti peraturan seenaknya, dan suka ingkar janji, karena itu jadi banyak yang meso-meso di bumi (Kayak kasus Century yang heboh), akhirnya penduduk bumi dihukum Tuhan. Penduduk bumi bakal banyak yang hangus lalu meninggal, dan cuma sedikit orang (yang beruntung… Or maybe not…) yang masih hidup.


Sejak saat itu, whisky, beer, champagne, atau wine nggak bisa lagi bikin orang seneng… Bahkan para orang-orang sanguin juga akan terus mengeluh (OH NO!)… Musik-musik Hip-Hop or RnB bakal berhenti total, diskotik bakal kosong, dan permainan Saxophone atau bahkan keyboard juga akan berhenti. Nggak ada lagi orang yang minum beer sambil hepi… Semua yang minum beer juga masih akan tetep sedih…


Las Vegas atau Jepang sudah hancur, tiap rumah dikunci sama pemiliknya dan nggak ada orang asing yang bisa masuk… Di jalan, orang-orang pada jerit-jerit histeris. Nggak akan ada “sukacita” secuil-pun… Yang ada di kota-kota cuma rumah-rumah yang rusak parah en pintunya udah jebol…



Pada akhirnya, inilah yang akan terjadi di bumi:


Kayak orang-orang yang putus asa nyari-nyari buah anggur sisa di tanah waktu musim panen sudah lewat, semua orang yang masih hidup bakal bernyanyi-nyanyi dengan kueras untuk memegahkan Tuhan. Di Amerika, bule-bule pada nyanyi, Jadi, muliakan Tuhan, Allahnya Israel!!”.


Terus di negara lain yang ada di bumi bagian ujung, banyak yang nyanyi, “Hormat buat Yang Mahaadil!!”, tapi sayangnya mereka ini tetap mengeluh, “Aduh, sial! Aku kurus dan merana! Saknoe aku!!” Karena mereka memang tukang mengeluh, dan tukang mengeluh nggak akan bisa berhenti mengeluh…


Jadi, para penduduk bumi, siap-siap ya… Soalnya kita semua bakal “dikejutkan”, kayak jatuh ke lubang terus kena jerat. Soalnya orang-orang yang berusaha lari karena “terkejut” bakal masuk ke lubang, dan kalau ia berusaha keluar dari lubang, mereka akan terjerat…


Bumi hancur kena gempa dan tanah longsor, leleh kena api lahar gunung meletus, belum lagi tsunami… Bumi jadi gonjang-ganjing kayak orang mabok. Dosa-dosa yang selama ini ada di bumi bakal membalas bumi dengan very-very-very harsh.


Setelah jeda waktu yang lama, Tuhan masih belum selesai… Tuhan bakal menghukum dewa-dewa langit dan dewa-dewa bumi kayak Zeus atau Poseidon (habis nonton Percy Jackson & The Lighting Thief, seh!), terus sama Tuhan, mereka bakal dijebloskan ke penjara kayak napi, karena itulah bulan dan matahari akan hilang.




Tapi setelah semua itu, Tuhan akan memerintah dan menunjukkan kemuliaanNya.



Sumber informasi: Yesaya 24



.

October 13, 2009

Surabaya on Summer: INDAH!

.

Jujur, aku cukup menderita hidup di Surabaya... Sebenernya sih polusi di Surabaya menurut aku nggak parah-parah amat *Kecuali di Jalan Ahmad Yani, nggak komentar deh*, tapi emang bener, tahun 2009 ini aku ngerasa Surabaya menjalani fase terpanas dalam hidupnya.

Tempo hari aku uda nge-post 1 entry tentang betapa Surabaya itu panas banget, bisa dibilang nih entry merupakan "sambungan"nya...

Saking panasnya Surabaya, aku jadi terdorong untuk menulis entry tentang betapa panasnya Surabaya... Siapa tahu entryku ini ditanggapi yang Maha Kuasa dan Surabaya dibikin hujan salju... *kiamat deh*

Anyway, dalam otakku aku udah menanamkan, yang namanya panas sampai 40 derajat lebih ini, tanaman apapun tidak akan bermekaran, yang ada malah hanya pohon kering dan dedaunan berguguran... But I get it wrong... Emang udah bukan dasarnya anak IPA, rupanya di musim super panas ini, Surabaya telah bertransformasi menjadi kota yang indah... Not just green like it's motto: "SUROBOYOKU BERSIH DAN HIJAU", tapi berwarna-warni!




Di jalan-jalan aku menemukan banyak pohon-pohon bermekaran dengan kelopak warna-warni *paling banyak kuning sih...* yang wapik banget wes pokoknya..^^


Hmmm... Jadi belajar sesuatu yang good nih! Di situasi terburuk-pun, PASTI ADA sebuah sisi positif yang bisa kita nikmati...^^

.

September 19, 2009

SHATTERED GLASS: Melalui Perspektif Jurnalistik



Shattered Glass adalah sebuah film yang bercerita mengenai seorang jurnalis muda yang bekerja di suatu majalah terkemuka di New York, New Republic. New Republic sangat terkenal, sejak pertama kali berdiri tahun 1914, New Republic telah menjalankan fungsi jurnalistiknya dengan baik. Film ini menceritakan keadaan New Republic di tahun 1998. Pada saat itu, New Republic memiliki 15 jurnalis dan seorang editor yang sangat baik dan bertanggung jawab bernama Michael Kelly.


Tokoh utama film ini adalah Stephen Glass yang diperankan dengan apik oleh Hayden Christensen. Lewat perannya ini, ia menjalankan peran sebagai seorang jurnalistik cerdas, yang baru bekerja untuk New Republic. Awalnya ia terlihat menjalankan pekerjaan dengan baik, namun konflik dimulai sejak editornya, Michael Kelly diganti dengan jurnalis lain yang dianggap kurang kompeten, Chuck Lane.


Menjadi wartawan di new Republic sangatlah sibuk, gajinya kecil, jadwal ketat, namun Stephen Glass sangat menikmatinya karena ia senang jika membayangkan tulisannya akan dibaca oleh orang-orang terkenal, contohnya Presiden. Kesenangan Stephen Glass ini tidak dijalankan secara seimbang. Ia asal menulis, demi popularitas, terkadang ia mengarang suatu kejadian, bahkan beberapa berita yang ia tulis merupakan satu kebohongan. Pada akhir film, akhirnya terkuak bahwa selama ini Stephen Glass adalah seorang jurnalis yang tidak menulis berdasarkan kebenaran.


Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata dari Stephen Glass. Kini ia menjadi seorang novelis, dan salah satu buku karangannya adalah The Fabulist, yang menceritakan pengalamannya sendiri sebagai seorang jurnalis yang menulis suatu kebohongan demi popularitas. Lewat pengalaman nyata inilah kita dapat memetik pelajaran, bahwa seorang jurnalis harus menyampaikan kebenaran, dan agar pembaca dapat tahu bahwa berita yang ditulis itu adalah suatu kenyataan, paling bagus adalah mencantumkan foto agar pembaca dapat melihat kejadian sebenarnya.




ANALISA FILM SHATTERED GLASS

DIKAITKAN DENGAN KODE ETIK WARTAWAN INDONESIA


Dalam buku Ragam Jurnalistik Baru Dalam Pemberitaan oleh Eni Setiati, dijelaskan mengenai tujuh butir Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI) secara jelas. Berikut analisisnya dikaitkan dengan film Shattered Glass:


1. Wartawan Indonesia menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar:


Masyarakat perlu diberi informasi yang sifatnya faktual dan jelas sumbernya. Stephen Glass dalam film ini telah melanggar KEWI pertama ini. Ia tidak menjelaskan fakta, ia memberikan berita yang tidak jelas sumbernya, dan belum jelas kebenarannya.


2. Wartawan Indonesia menempuh tata cara yang etis untuk memperoleh dan menyiarkan informasi serta memberikan identitas kepada sumber informasi:


Stephen Glass memperoleh informasinya tidak berdasarkan tata cara yang etis, karena beberapa beritanya merupakan berita yang ia karang sendiri, bahkan beberapa sumber beritanya juga merupakan sumber berita karangannya sendiri.


3. Wartawan Indonesia menghormati asas praduga tak bersalah, tidak mencampurkan fakta dan opini, berimbang dan selalu meneliti kebenaran informasi serta tidak melakukan plagiat:


Wartawan sebaiknya, dalam melaporkan dan menyiarkan informasi perlu meneliti kembali kebenaran informasi. Stephen Glass tidak meneliti kembali informasi yang ia peroleh. Beberapa informasi yang ia dengar dari mulut ke mulut bisa ia kembangkan sendiri menjadi suatu berita yang sifatnya palsu, karena tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.


4. Wartawan Indonesia tidak menyiarkan informasi yang bersifat dusta, fitnah, sadis, dan cabul, serta tidak menyebutkan identitas korban kejahatan susila:


Dalam film Shattered Glass, wartawan-wartawan new Republic telah berusaha menjalankan fungsi ini sebaik mungkin. Sayangnya Stephen Glass sebagai wartawan telah melanggarnya. Ia telah menyiarkan informasi yang bersifat dusta.


5. Wartawan Indonesia tidak menerima suap dan tidak menyalahgunakan profesi:


Wartawan Indonesia selalu menjaga kehormatan profesi dengan tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun dari sumber berita, yang berkaitan dengan tugas-tugaskewartawanannya, dan tidak menyalahgunakan profesi untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Stephen Glass sebagai jurnalis New Republic bersikap tidak loyal terhadap New Republic. Ia memanfaatkan popularitasnya demi kepentingannya sendiri, yaitu makin meningkatkan popularitasnya dengan menjual artikel kepada majalah-majalah lain. Bahkan Stephen Glass mengaku pernah menjual artikel yang sifatnya bohong kepada majalah Rolling Stones.


6. Wartawan Indonesia memiliki hak tolak, menghargai ketentuan embargo, informasi latar belakang, dan off the record sesuai kesepakatan:


Wartawan Indonesia melindungi narasumber yang tidak bersedia disebut nama dan identitasnya. Berdasarkan kesepakatan, kalau narasumber meminta informasi yang diberikan untuk ditunda pemuatannya, harus dihargai. Dalam film Shattered Glass, tidak diceritakan mengenai hal ini. Stephen Glass tidak diperlihatkan dalam posisi sebagai wartawan yang diminta menunda suatu berita.


7. Wartawan Indonesia segera mencabut dan meralat kekeliruan dalam pemberitaan serta melayani hak jawab:


Stephen Glass sangat melanggar KEWI terakhir ini. Bagaimana mungkin Stephen Glass mencabut dan meralat kekeliruan dalam beritanya jika ia dengan sengaja memasukkan berita yang sifatnya palsu ke dalam majalah New Republic? Bahkan ketika majalah Forbes sebagai publik bertanya mengenai keakuratan berita “Hack Heaven” yang dibuat Stephen Glass, Stephen melayani hak jawab tersebut dengan jawaban-jawaban palsu, yang ia karang sendiri, akibatnya Stephen Glass terpaksa berbohong semakin banyak demi menutupi kebohongan-kebohongan sebelumnya.




ANALISA 9 ELEMEN JURNALISME

DIKAITKAN DENGAN FILM SHATTERED GLASS



1. Kewajiban pertama jurnalisme adalah pada kebenaran:


Stephen Glass sebagai tokoh utama film Shattered Glass telah melanggar prinsip utama dari elemen jurnalisme. Berita yang ia sampaikan pada masyarakat tidak didasarkan pada kebenaran. Tiap berita yang ia angkat selelu memiliki suatu kebohongan, bahkan ada berita yang keseluruhan isinya merupakan karangannya sendiri.


2. Loyalitas pertama jurnalisme adalah kepada warga masyarakat:


Isi berita yang benar tidak boleh memihak pada suatu organisasi, jadi media harus dapat mengatakan dan menjamin kepada audiences-nya bahwa liputan itu tidak diarahkan demi kawan dan pemasang iklan. Media wajib memelihara kesetiaan kepada warga masyarakat dan kepentingan publik yang lebih luas di atas yang lainnya. Stephen Glass banyak mengarang informasi yang ia masukkan pada beritanya, dan ini merupakan bukti bahwa ia sebagai jurnalis New Republic tidak mengutamakan kepentingan masyarakat, ia lebih mengutamakan kepentingan dirinya sendiri, asal membuat suatu berita yang menarik demi mengangkat popularitasnya.


3. Inti jurnalisme adalah disiplin untuk melakukan verifikasi:


Dalam mencari informasi, seorang wartawan harus bekerja secara profesional, memakai metode disiplin profesional untuk memverifikasikan informasi. Jadi wartawan perlu mencari berbagai saksi, menyingkap sebanyak mungkin sumber, atau bertanya pada berbagai pihak untuk komentar, demi mengisyaratkan adanya standar yang profesional. Dalam film Shattered Glass, Stephen Glass telah membuat banyak berita yang ditulis tidak berdasarkan sumber manapun. Ia tidak bekerja dengan professional, hanya memanfaatkan pikiran dan intuisinya saja. Stephen Glass merasa pikirannya sudah cukup cerdas untuk membuat suatu berita yang menarik, menghibur, dan layak dibaca masyarakat tanpa peduli pada kenyataan yang sebenarnya. Ia tidak mencari saksi, tidak menyingkap berbagai sumber, dan bekerja sendiri tanpa bertanya pada berbagai pihak untuk komentar.


4. Para wartawan harus memiliki kebebasan dari sumber yang mereka liput:


Kebebasan adalah syarat dasar dari jurnalisme. Ia menjadi sebuah landasan dari kepercayaan. Namun apabila kebebasan tersebut tidak dijalankan dengan seimbang bersama kejujuran, maka kepercayaan itu tidak akan muncul. Stephen Glass sangat memegang prinsip kebebasan ini, namun bukan kebebasan dari sumber yang ia liput. Bahkan dalam beberapa beritanya, ia tidak memiliki sumber sama sekali. Stephen Glass membuat beritanya dari campuran informasi-informasi sepenggal yang ia peroleh dari mulut ke mulut dan kemampuannya untuk berimajinasi. Ia begitu lihai dalam mengarang cerita, ia membuat berita demi popularitas, demi rasa puas apabila pembaca menikmati tulisannya. Akhirnya prinsip kebebasan ini diartikan berbeda oleh Stephen Glass. Ia benar-benar bebas dalam menuliskan informasi untuk New Republic. Ia merasa berhak untuk bebas bereksperimen, mencampuradukkan fakta dengan dunia khayalannya, ia merasa memiliki kebebasan total sebagai seorang wartawan terhadap sumbernya, entah sumber itu benar-benar ada atau hanya majinasi.


5. Wartawan harus mengemban tugas sebagai pemantau yang bebas terhadap kekuasaan:


Wartawan bertugas sebagai orang yang memantau keadaan sekitarnya, baik dari segi sosial-budaya, ekonomi, dan politik. Tugas mulia ini tidak boleh dibatasi oleh kekuasaan. Misalnya wartawan suatu majalah mengekspos kasus kejahatan Pesiden yang pada kenyataannya benar-benar terjadi, maka kekuasan Presiden tersebut tidak boleh ia manfaatkan untuk menghancurkan organisasi majalah tersebut, karena memang tugas wartawan adalah sebagai pemantau yang bebas.


Stephen Glass dalam film ini telah menjalankan tugasnya sebagai pemantau yang bebas, bahkan mungkin terlalu bebas. Ia memantau sekitarnya tanpa melihat batas kebebasan, ia telah melanggarnya. Stephen Glass menuliskan apapun yang tidak ada pada kenyataan, mengarang keseluruhan berita agar tidak ada pihak yang protes. Untuk apa protes kalau berita yang ditulis tidak berhubungan dengan seseorang yang benar-benar nyata? Tidak ada yang menjadi korban dari tulisan Stephen, tidak ada yang dirusak nama baiknya, sebab orang yang Stephen tulis tidak benar-benar ada. Akibatnya tugas Stephen sebagai wartawan yang seharusnya memantau dengan bebas tidak berhasil ia jalankan, sebab ia hanya memantau sesuatu yang tidak pernah ada.


6. Jurnalisme harus menyediakan forum untuk kritik dan komentar publik:


Oranisasi New Republic telah menyediakan forum untuk kritik dan komentar publik. Dalam hal ini, Majalah Forbes yang mempertanyakan tentang kebenaran informasi “Hack Heaven” yang ditulis oleh Stephen Glass adalah termasuk publik. Dalam menanggapi pertanyaan dari pihak Forbes, Chuck Lane sebagai editor New Republic telah merespon dengan sangat baik dan penuh tanggung jawab. Pada akhir film, saat Chuck Lane benar-benar menyadari kesalahan jurnalisnya, ia tidak berusaha menutup-nutupi atau menambah kebohongan pada Forbes, ia dengan berani memecat wartawannya itu, walau dengan resiko, wartawan-wartawan lain yang menyukai Stephen Glass akan marah dan mengundurkan diri.


Disini kita bisa melihat, bahwa forum untuk kritik dan komentar publik sangatlah bermanfaat demi mengungkap suatu kebenaran. Film Shattered Glass ini telah menunjukkan bagaimana forum ini sangat berguna, sehingga pada akhirnya New Republic harus mengakui, bahwa Forbes benar dan teliti, dan New Republic telah melakukan kesalahan besar karena selama ini telah mengeluarkan berita-berita yang tidak benar melalui kesalahan wartawannya, Stephen Glass.


7. Jurnalisme harus berusaha membuat yang penting menjadi menarik dan relevan:


Demi menjaga loyalitas pembaca pada media yang mereka baca, suatu media harus bisa membuat informasi yang penting menjadi menarik untuk dibaca, dengan tujuan mencerahkan para pembacanya. Jika suatu informasi yang penting ditulis tanpa ada hal yang menarik di dalamnya, otomatis informasi tersebut tidak akan diterima dengan baik oleh pembacanya.


Sephen Glass sangat lihai dalam membuat suatu berita menjadi menarik dan relevan, namun sayangnya, berita-berita yang ia buat menarik itu bukanlah berita-berita yang penting. Dan yang lebih riskan, beberapa di antara berita-berita tersebut adalah suatu karangan / miss representasi. Akibatnya berita itu hanya dibaca, menarik hati si pembaca, namun pada akhirnya berita itu tidak akan mencerahkan pikiran pembaca sama sekali, sebab berita itu tidaklah nyata.


8. Wartawan harus menjaga agar berita itu proporsional dan komprehensif:


Prinsip di sini adalah “jurnalisme adalah suatu bentuk dari kartografi”. Ia menciptakan sebuah peta bagi warga masyarakat guna menentukan arah kehidupan. Apabila berita itu tidak proporsional, hal-hal yang penting dihilangkan, demi sensasi menggelembungkan suatu peristiwa, mengabaikan sisi-sisi lain, stereotip atau bersikap negatif secara tidak imbang, akan membuat peta menjadi kurang dapat diandalkan.


Dalam film Shattered Glass, Stephen Glass sebagai seorang wartawan telah mengacaukan peta tersebut. Hal-hal yang penting sangat ia minimalkan, kemudian ia menggelembungkan informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya demi sensasi. Contohnya dalam kasus “Hack Heaven”, Stephen hanya mendengar sekilas saja mengenai kasus tersebut, bisa saja itu hanya bualan seseorang. Namun karena ia meganggapnya menarik dan dapat memunculkan sensasi, Stephen dengan cepat mengembangkan khayalannya tentang informasi itu, kemudian menuliskannya untuk majalah New republic. Akibatnya, pembaca dapat disesatkan pikirannya, peta informasi yang mereka peroleh sangat salah, sangat tidak seimbang, dan sangat tidak nyata.


9. Wartawan itu memiliki kewajiban utama terhadap suara hatinya:


Setiap wartawan harus memiliki rasa etik dan tanggung jawab. Apabila seorang wartawan tahu ada suatu informasi yang tidak beres, ia harus berani menyuarakan perbedaan pendapat dengan rekan-rekannya.


Di dalam film Shattered Glass, ada banyak wartawan yang tidak berani menyuarakan suara hatinya. Di akhir film, Caitlin Avey yang protes kepada Chuck Lane karena telah memecat Stephen Glass, sebenarnya telah mengetahui kalau selama ini berita-berita yang ditulis Stephen Glass adalah suatu kebohongan. Namun karena ia berteman dekat dengan Stephen Glass, ia tidak berani mengoreksi Stephen. Ia terus membenarkan berita-berita Stephen dan membiarkannya dimuat di majalah New Republic. Namun pada akhirnya ia menghormati keputusan Chuck Lane sebagai editor, dan menerima pemecatan Stephen Glass dengan sportif.





I found this articles will useful for some of you

that start learning about Journalistic..^^