Powered By Blogger
Showing posts with label Love. Show all posts
Showing posts with label Love. Show all posts

February 16, 2011

Review Lagu Lady Gaga: BORN THIS WAY



Single yang terbaru dari Lady Gaga baru keluar dan lagunya emang asik banget. Lagu itu baru aku dengerin 4 kali dan langsung terngiang-ngiang di kepalaku... Lagu itu adalah:




BORN THIS WAY



Aku mau mereview lagu ini, tapi sebelumnya, buat kamu-kamu yang ga tau liriknya, ini aku kasih...

February 15, 2011

Mempelajari Dominasi Suami Dalam Rumah Tangga yang Mengarah Pada Marital Rape


Kasus marital rape atau perkosaan dalam rumah tangga telah banyak memakan korban wanita yang pada akhirnya tidak berani melaporkan kejahatan suaminya kepada yang berwajib. Hal ini disebabkan para istri sadar sepenuhnya bahwa individu yang melakukan perkosaan adalah suaminya sendiri, pelaporan tindak kejahatan seperti ini membuat para wanita khawatir pihak yang berwenang tidak akan menanggapi masalah ini secara serius karena melihat kejahatan yang terjadi hanyalah hubungan intim antara suami dengan istri. Namun riset yang dilakukan untuk meneliti marital rape, rupanya menemukan bahwa perkosaan oleh suami jauh lebih berbahaya secara psikologis dibanding perkosaan oleh orang asing.


Marital rape is so destructive because it betrays the fundamental basis of the marital relationship, because it questions every understanding you have not only of your partner and the marriage, but of yourself. You end up feeling betrayed, humiliated and, above all, very confused. When it is the person you have entrusted your life to who rapes you, it isn’t just physical or sexual assault, it is a betrayal of the very core of your marriage, of your person, of your trust.

Disarikan dari artikel “Marital Rape”, dalam Hidden Hurt – Domestic Abuse Information http://www.hiddenhurt.co.uk/Articles/maritalrape.htm



Tidak dapat dipungkiri dalam rumah tangga suami merupakan kepala yang memimpin dan mendominasi. Namun sejauh apakah dominasi suami terhadap istri dapat dikatakan wajar? Paradigma konflik akan membedah dominasi suami dalam rumah tangga untuk kasus marital rape.


Konflik adalah hal yang tidak dapat dihindari dalam rumah tangga, namun dapatkah konflik dituntaskan lewat mengutamakan dominasi? Pandangan konflik menurut Karl Marx fokus pada kemampuan sekelompok orang tertentu untuk mendominasi orang lain, atau usaha untuk mempertahankan dominasinya. Dengan kata lain, konflik adalah usaha individu atau sekelompok orang untuk menindas pihak lain demi mempertahankan dominasi / kekuasaannya. Dalam rumah tangga, suami adalah pihak yang mendominasi. Suami merupakan pemimpin atas istri dan anak-anak, namun rupanya kekuasaan ini tidak selalu dimanfaatkan dengan benar. Demi mempertahankan kekuasaannya, suami dapat melakukan intimidasi terhadap istri. Lewat konflik-konflik kecil, suami dapat menjalankan aksi kekerasan terhadap istri hanya demi menunjukkan kepada istri bahwa sang suamilah yang berkuasa.



Para wanita yang diperkosa oleh suami pada umumnya akan mengalami kekerasan dalam jangka waktu yang panjang. Marital rape selalu terdiri dari kekerasan fisik yang menyakitkan, ancaman kekerasan, dan penggunaan senjata oleh suami melawan istri. Yang lebih penting, beberapa penelitian telah menemukan bahwa suami yang memukul dan memperkosa istri pada umumnya adalah pria yang berbahaya dan bahkan berpotensi untuk melanjutkan kekerasannya ke tingkat pembunuhan. Pembelajaran memakai sampel klinik dari wanita yang sering dipukul dalam rumah tangga menemukan bahwa 20%-70% selalu diperkosa oleh pasangannya paling tidak satu kali (Bergen, 1996; Browne, 1993; Campbell, 1989; Mahoney et al., 1998; Pence & Paymar, 1993). Penemuan ini mengarahkan para peneliti untuk memperdebatkan bahwa marital rape adalah “salah satu kelanjutan dari kekerasan dalam rumah tangga” (Johnson & Sigler, 1997, p. 22). Para wanita yang diperkosa dan dipukul oleh pasangan mengalami kekerasan dalam berbagai cara; beberapa dipukul selama kekerasan seksual berlangsung atau perkosaan akan menyusul setelah kekerasan fisik dilakukan, kemudian suami akan memaksa istri berhubungan intim dengannya melawan keinginan istri. Beberapa wanita mengalami apa yang disebut perkosaan “sadistik” atau “obsesif”; Pengintimidasian ini melibatkan siksaan dan / atau praktek aksi seksual dan seringkali melibatkan kekerasan fisik. Pada marital rape jenis ini, pornografi seringkali terlibat, dimana suami memaksa istri untuk menonton pornografi lalu memaksa istri untuk mempraktekan pornografi (Marital Rape: New Research and Directions http://new.vawnet.org/category/Main_Doc.php?docid=248. Artikel ini banyak bercerita tentang sejarah dan penelitian di bidang kekerasan terhadap wanita).


Jika dibedah dengan perspektif konflik, suami yang menyiksa dan memperkosa istri adalah individu yang berkuasa dan mempertahankan kekuasannya lewat jalan marital rape. Rasa tidak aman pada diri suami disebabkan ketakutan jika istri berani melawan, istri menentang pendapat suami, atau istri mulai berani memerintah suami. Ketakutan ini membuat suami tetap mempertahankan dominasinya lewat intimidasi kekerasan. Tidak dapat dipungkiri jika konflik akan selalu muncul dalam rumah tangga. Paradigma konflik menegaskan bahwa dalam realitas sosial selalu akan ada kelompok atas yang menguasai kelompok bawah, kelompok ini dibagi berdasarkan kekuasaan, kemampuan, kekayaan, kekuatan, dsb. Kelompok bawah (yang lemah) akan ”ditindas” dan menjalankan kehendak kelompok atas. Dipercaya lewat marital rape, istri akan tertekan dan tunduk pada suami. Memang marital rape efektif untuk membuat istri takut akan suami, namun marital rape adalah penghancur psikologis istri sekaligus penghancur cinta dan kepercayaan di dalam sebuah pernikahan.


Setiap individu memiliki cara yang berbeda-beda dalam mempertahankan dominasinya. Beberapa dapat menyelesaikan konflik dengan kepala dingin, beberapa hanya dapat mempertahankan kekuasaan dengan jalan intimidasi. Marital rape merupakan salah satu cara suami untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah tokoh dominan dalam rumah tangga, namun selain sangat tercela, marital rape juga tidak akan membuat istri mencintai suami, melainkan hanya membuat istri takut dan tunduk pada suami sebagai budak.


July 28, 2010

BAB 8: Ariel di Surga

.

Ketika kami mulai naik ke Kerajaan Surga, kami tiba ke suatu tempat indah dengan pintu-pintu yang berharga. Di depan pintu-pintu itu ada dua malaikat. Mereka mulai berbicara, namun perkataan mereka merupakan bahasa malaikat dan kami tidak dapat memahami apa yang mereka bicarakan. Namun Roh Kudus memberi kami pengertian, mereka sedang menyambut kami. Tuhan Yesus menaruh tanganNya di pintu dan pintu itu terbuka. Jika Yesus tidak bersama kami, kami pasti tidak akan pernah bisa masuk ke dalam Surga.


Kami mulai menghargai semua yang ada di Surga. Kami melihat pohon yang sangat besar, Alkitab menjelaskan pohon itu sebaai “Pohon Kehidupan” (Wahyu 2:7). Kami menuju sebuah sungai dan melihat ada banyak ikan di dalamnya. Segalanya tampak begitu luar biasa sampai-sampai aku dan temanku memutuskan untuk masuk ke dalam air. Kami mulai berenang di dalam air. Kami melihat ikan-ikan bergerak mengelilingi kami dan mereka mengusap dan menciumi tubuh kami. Mereka tidak berenang pergi seperti layaknya ikan di bumi; kehadiran Tuhan menenangkan ikan-ikan itu. Ikan-ikan itu dapat mempercayai kami karena mereka tahu bahwa kami tidak akan membahayakan mereka. Aku begitu terberkati dan terkagum-kagum hingga aku mengambil seekor ikan dan mengeluarkannya dari air. Yang begitu luar biasa adalah ikan itu begitu tenang menikmati kehadiran Tuhan bahkan di dalam tanganku. Aku mengembalikan ikan itu ke dalam air.


Aku dapat melihat di kejauhan ada kuda-kuda putih di Surga, seperti yang tertulis dalam firman Tuhan di Wahyu 19:11, “Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya berama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil”. Kuda-kuda itu adalah kuda-kuda yang akan dipakai Tuhan saat Ia kembali ke dunia untuk menjemput umatNya, gerejaNya. Aku berjalan ke arah kuda-kuda itu dan mulai mengelus-elus mereka. Tuhan mengikutiku dan mengijinkanku menunggangi seekor kuda.





Ketika aku mulai menungganginya, aku merasakan sesuatu yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya di bumi. Aku mulai merasakan kedamaian, kebebasan, cinta, kekudusan yang dapat diperoleh seseorang di tempat indah itu. Aku mulai menikmati segala hal yang dapat dilihat mataku. Aku hanya mau menikmati segalanya di Firdaus indah tersebut yang telah disediakan Tuhan bagi kita.


Kami juga dapat melihat meja-meja untuk pesta pernikahan, segalanya telah disiapkan. Meja-meja itu tidak memiliki awal dan akhir, kami melihat kursi-kursi disiapkan bagi kami. Disana juga tersedia mahkota kehidupan kekal yang telah siap untuk diambil oleh kami. Kami melihat makanan-makanan lezat telah siap bagi mereka yang diundang untuk menghadiri perjamuan nikah anak domba.





Malaikat-malaikat ada disana dengan membawa jubah-jubah putih yang telah disiapkan Tuhan bagi kita. Aku sangat terpesona melihat semua hal ini. Firman Tuhan mengatakan bahwa kita harus menerima Kerajaan Surga seperti anak-anak kecil (Matius 18:3). Ketika kami ada di Surga, kami seperti anak kecil. Kami mulai menikmati segalanya disana; bunga-bunganya, perumahannya… Tuhan bahkan mengijinkan kami untuk masuk ke rumah-rumahnya.


Lalu Tuhan membawa kami ke tempat yang dipenuhi anak-anak kecil. Tuhan berdiri di tengah-tengah mereka dan Ia mulai bermain-main dengan mereka. Ia memastikan untuk menghabiskan cukup waktu dengan tiap-tiap mereka, dan Ia menikmati bersama mereka. Kami mendekat pada Tuhan dan bertanya padaNya, “Tuhan, apakah ini anak-anak yang akan dilahirkan ke dunia?”, Tuhan mejawab, “Tidak, anak-anak ini adalah anak-anak yang di aborsi di dunia”. Mendengar hal ini, aku merasakan ada sesuatu di dalam diriku yang membuatku terguncang.


Aku mengingat sesuatu yang telah ku lakukan di masa lalu, ketika aku belum mengenal Tuhan. Pada saat itu, aku sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita dan pada akhirnya ia hamil. Ketika ia memberitahuku bahwa ia hamil, aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, jadi aku memintanya memberiku waktu untuk mengambil keputusan. Waktu berlalu dan ketika aku pergi kepadanya untuk memberitahukan keputusanku, segalanya sudah terlambat sebab ia telah melakukan aborsi. Kejadian itu tidak dapat kulupakan. Bahkan setelah aku menerima Tuhan di dalam hatiku, aborsi itu merupakan sesuatu yang membuatku tidak dapat memaafkan diriku. Namun Tuhan melakukan sesuatu hari itu, Ia mengijinkan aku memasuki tempat itu dan memberitahuku, “Ariel, apakah kau lihat gadis kecil itu di sana? Gadis itu adalah anakmu.”


Ketika Ia memberitahuku hal itu, aku melihat gads kecil itu, aku merasa luka yang telah kumiliki dalam jiwaku untuk waktu yang lama mulai disembuhkan. Tuhan mengijinkan aku berjalan mendekatinya dan ia mendekatiku. Aku meraih tangannya dan melihat matanya. Satu kata kudengar dari bibirnya, “Papa”. Aku memahami dan merasakan bahwa Tuhan telah mengasihani aku dan mengampuniku, namun aku harus belajar untuk mengampuni diriku sendiri.


Temanku, siapapun yang membaca tulisan ini, aku mau memberitahumu sesuatu. Tuhan telah mengampuni dosa-dosamu, sekarang kau harus belajar untuk mengampuni dirimu sendiri. Aku berterimakasih pada Tuhan yang telah mengijinkan aku membagi testimoni ini padamu. Tuhan Yesus Kristus, aku memberikan seluruh kehormatan dan kemuliaan hanya bagiMu! Testimoni ini berasal dari Tuhan, Ia mengijinkan kita menerima pewahyuan ini. Aku berharap setiap orang yang membaca testimoni ini menerima berkat dan menggunakan berkat itu untuk memberkati banyak orang lain.


Tuhan memberkatimu.



TO BE CONTINUED...



.

July 17, 2010

BAB 7: Kisah Esau Tentang Surga

.

2 Korintus 12:2

Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau – entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya – orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.



Kami ada dalam ruangan, ketika kami merasakan pengalaman yang pertama. Ruangan itu mulai dipenuhi cahaya lagi melalui kehadiran Tuhan. Cahaya itu begitu kuat hingga menerangi seluruh ruangan. Ruangan itu dipenuhi kemuliaanNya, sungguh sangat indah bisa merasakan kehadiranNya.


Yesus berkata pada kami, “Anak-anakKu, sekarang aku akan menunjukkan padamu kerajaan Surgaku.” Kami saling berpegangan tangan dan kami diangkat. Aku melihat ke bawah dan melihat bahwa kami telah keluar dari tubuh kami. Setelah kami keluar dari tubuh, kami telah mengenakan jubah putih dan mulai bergerak naik dalam kecepatan tinggi.


Kami tiba di depan sepasang pintu yang merupakan gerbang menuju kerajaan Surga. Kami begitu terperangah akan apa yang terjadi pada kami. Untunglah, Yesus anak Allah ada disana dengan kami, bersama dua malaikat yang tiap-tiapnya memiliki empat sayap.


Malaikat itu mulai berbicara dengan kami, namun kami tidak memahami apa yang mereka katakan. Bahasa mereka sangat berbeda dari bahasa kita, bahkan itu sangat berbeda dari segala bahasa di bumi. Malaikat-malaikat itu menyambut kami dan mereka membuka pintu-pintu yang besar itu. Kami melihat tempat yang indah, dengan banyak hal di dalamnya. Ketika kami masuk ke dalam, kedamaian yang sempurna memenuhi hati kami. Alkitab memberitahu kita bahwa damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus (Filipi 4:7).





Hal pertama yang kulihat adalah rusa, jadi aku bertanya pada salah satu temanku, “Sandra, apa kau juga melihat hal yang aku lihat?” Ia tidak lagi menangis atau menjerit seperti saat kami dibawa ke neraka. Ia tersenyum dan menjawab, “Ya Esau, aku melihat rusa!” Lalu aku tahu bahwa segalanya nyata, kami benar-benar di kerajaan Surga. Segala kengerian yang kami lihat di neraka segera terlupakan. Kami benar-benar menikmati kemuliaan Tuhan. Kami menuju ke tempat rusa itu berada, di belakangnya berdiri sebuah pohon yang sangat besar! Pohon itu terletak di pusat dari Firdaus.


Alkitab berkata dalam Wahyu 2:7, “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan aa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah”.


Pohon ini adalah lambang dari Yesus, sebab Yesus adalah kehidupan yang kekal. Di balik pohon itu ada sebuah sungai yang airnya sejernih kristal. Sungai itu sangat jernih dan indah, seperti sungai yang tidak mungkin ada di bumi. Kami hanya mau terus menetap di tempat itu. Seringkali kami berkata kepada Tuhan, “Tuhan tolong! Jangan keluarkan kami dari tempat ini! Kami mau disini selamanya! Kami tidak mau kembali ke bumi!” Tuhan lalu menjawab kami, “Sangat penting untuk kamu kembali dan bersaksi tentang semua hal yang telah Kusiapkan untuk mereka yang mencintaiKu, karena aku segera kembali dan hadiahKu ada bersamaKu.”


Ketika kami melihat sungai itu, kami cepat-cepat berlari ke sana dan masuk ke dalamnya. Kami teringat akan ayat yang mengatakan barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup (Yohanes 7:38). Air dari sungai ini seperti memiliki hidup di dalamnya, jadi kami membenamkan diri kami di dalamnya. Di dalam maupun di luar air kami dapat bernafas dengan normal. Sungai itu begitu dalam dan disana banyak ikan-ikan berwarna-warni berenang. Cahaya di dalam dan di luar sungai tidak berbeda; di Surga, cahaya tidak datang dari sumber yang spesifik, segalanya bercahaya dengan sendirinya. Alkitab memberitahu kita bahwa Yesus adalah cahaya dari kota itu (Wahyu 21:23).Dengan tangan kami, kami mengeluarkan beberapa ikan dari air; ikan-ikan itu tidak mati. Maka kami berlari pada Tuhan dan bertanya padaNya mengapa. Tuhan tersenyum dan menjawab bahwa di Surga tak ada lagi kematian, tak ada lagi air mata dan rasa sakit (Wahyu 21:4).


Kami meninggalkan sungai dan berlari ke segala tempat yang bisa kami temukan, kami mau menyentuh dan mengalami segalanya. Kami mau membawa semuanya pulang bersama kami, karena kami begitu terkagum-kagum pada benda-benda di Surga. Segalanya di Surga tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Ketika Paulus dibawa ke Surga, ia melihat hal-hal yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, karena kehebatan hal-hal yang ada di Kerajaan Surga (2 Korintus 12). Disana bahkan terdapat hal-hal yang sama sekali tidak bisa kami jelaskan.


Kami lalu tiba di suatu area yang sangat luas; tempat yang sangat indah dan cantik. Tempat ini dipenuhi batu-batu berharga: emas, emerald, ruby, dan berlian. Lantainya terbuat dari emas murni. Kami lalu tiba di tempat dimana terdapat tiga buku yang sangat besar. Yang pertama adalah Alkitab yang terbuat dari emas. Dalam Mazmur kita diberitahu bahwa firman Tuhan adalah teguh dan bahwa firman Tuhan tetap ada di Surga selamanya (Mazmur 119:89). Kami lalu melihat Alkitab emas besar tersebut; halaman-halamannya, ayat-ayatnya, semuanya tercipta dari emas murni.


Buku yang kedua adalah buku yang jauh lebih besar dibanding Alkitab emas. Buku itu terbuka dan sesosok malaikat sedang duduk di atasnya dan menulis di dalamnya. Bersama dengan Tuhan Yesus kami mendekat untuk melihat apa yang ditulis malaikat itu. Malaikat itu sedang menulis segala hal yang sedang terjadi di bumi. Segala hal yang sedang terjadi; termasuk tanggal, jam, segalanya tertulis di situ. Ini dilakukan supaya firman Tuhan dapat tergenapi seperti yang tertulis dalam Alkitab, bahwa kitab akan dibuka dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu (Wahyu 20:12). Malaikat itu terus menulis segala hal yang dilakukan semua manusia di bumi, baik atau buruk, semua tertulis.

Kami melanjutkan menuju tempat dimana buku ketiga berada. Buku ini bahkan lebih besar dari buku yang kedua! Buku itu tertutup, namun kami tetap mendekatinya. Kami bertujuh bersama-sama menurunkan buku itu dari tempatnya, sesuai dengan perintah Tuhan, lalu kami menaruhnya di depan pilar.


Pilar-pilar dan tiang-tiang di Surga begitu indah! Mereka tidak seperti pilar dan tiang di bumi. Tiang-tiangnya dibuat seperti kepangan / anyaman, dan itu dibuat dari batu-batu berharga yang berbeda-beda. Beberapa terbuat dari berlian, yang lain terbuat dari emerald murni, yang lain terbuat dari emas murni, dan yang lain terbuat dari kombinasi dari berbagai macam batu-batuan. Aku akhirnya mengerti bahwa Tuhan sungguh-sungguh pemilik dari semua hal, seperti yang tertulis dalam Hagai 2:9, “Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman Tuhan semesta alam”. Aku memahami bahwa Tuhan benar-benar kaya dan Ia memiliki semua kekayaan di dunia. Aku juga mengerti bahwa dunia ini beserta segala kekayaan di dalamnya ditujukan untuk memuliakan Tuhan kita, dan Ia mau memberikan itu semua bagi orang-orang yang meminta dalam kepercayaan.





Tuhan berkata, “Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberkan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu” (Mazmur 2:8). Buku ini yang kami letakkan pada tiang begitu besarnya, hingga untuk membuka halamannya kami harus berjalan untuk memindah halamannya ke sisi lain buku. Kami mencoba membaca apa yang tertulis pada buku itu seperti yang diminta Tuhan. Pada mulanya sangat sulit untuk dibaca karena itu ditulis dalam karakter asing yang tidak dapat kami mengerti. Itu begitu berbeda dari segala bahasa di bumi; itu benar-benar tulisan Surgawi. Namun dengan pertolongan dari Roh Kudus, kami diberi kemurahan untuk memahaminya. Sepertinya penutup mata telah dilepaskan dari mata kami dan kami dapat memahami tulisan itu; sejelas kami memahami bahasa kami sendiri.


Kami dapat melihat bahwa nama kami bertujuh tertulis di dalam buku itu. Tuhan memberitahu kami bahwa itu adalah kitab kehidupan (Wahyu 3:5). Kami memperhatikan bahwa nama yang tertulis di buku bukanlah nama kami yang biasa kami gunakan di bumi; nama-nama ini adalah nama baru, supaya firman Tuhan dapat dipenuhi saat itu berkata bahwa Tuhan akan mengaruniakan batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya (Wahyu 2:17).


Di Surga, kami dapat mengucapkan nama kami, namun begitu Tuhan membawa kami kembali ke bumi, nama-nama itu telah diambil dari kenangan dan hati kami. Firman Tuhan itu selamanya, dan itu pasti terpenuhi. Teman-temanku, Alkitab berkata dalam Wahyu 3:11, Jangan biarkan seorangpun mengambil mahkotamu, jangan biarkan seorangpun menghilangkan atau memindah tempat yang telah disediakan Bapa bagimu. Di Surga, tersedia jutaan hal yang sangat indah, kami bahkan tidak dapat menjelaskannya dengan mulut kami. Namun aku mau memberitahumu sesuatu, “Tuhan menantikanmu!” Tetapi hanya orang-orang yang bertahan sampai kesudahannnya yang akan diselamatkan! (Markus 13:13)



TO BE CONTINUED...



.

April 14, 2010

How Can I Repent?

.

Last Easter surely boost something new in my life...




Paskah 2010 akan mejadi momen yang merubah hidupku.
Aku nggak tahu kenapa dan bagaimana? Selama ini aku begitu penuh dosa dan pikiran-pikiran jahat. Berkali-kali aku selalu bertobat, tapi kembali ke jalan yang salah. Aku berkata, "Tuhan, aku manusia, aku nggak akan bisa lepas dari ini semua... Dosa terlalu kuat dan menyenangkan, jadi maaf Tuhan... Lain kali aku akan bertobat lagi..."

Tapi suatu kalimat sederhana saat ibadah Paskah menyentakku, "Mengikut Tuhan itu memang sulit, tapi kita harus menyangkal diri dan pikul salib."

Walau kalimat itu sudah aku dengar ratusan kali, kali itu berbeda.
Mataku dicelikkan, pikiranku dibukakan.
Seakan aku medengar permohonan di hatiku, "Tolong.... Tolong mengertilah kalimat ini... Tolong..."

Permohonan itu membuatku iba, dan aku bersaha mengerti makna kalimat itu hanya untuk memuaskan suara hati yang menyedihkan itu, akhirnya aku mengerti, Tuhan putus asa menarikku. Tuhan sangat ingin aku bebas dari dosa-dosaku, Tuhan mau sekali, sekali yang sangat sekali hingga tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata, agar aku bisa dekat denganNya... Tapi aku penuh dosa dan kotor karena aku mengeraskan hati, karena aku selalu berpikir, "Manusia itu pasti berdosa, sudahlah, jangan berusaha bertobat!"

Malamnya aku seperti diberi petunjuk: Saat ini berdoalah!

Aku tidak tahu apa yang harus aku doakan, jadi aku hanya berbicara sendiri yang bagiku saat itu seperti orang gila. Aku berbicara sendirian secara verbal di kamar dan tidak ada sahutan atau jawaban di hatiku, tapi aku tidak berhenti bicara.

Sejak saat itu aku seperti diikat dan tidak dilepaskan oleh serombongan malaikat Tuhan. Pikiranku tidak berhenti mengeluarkan suara yang menekanku untuk bertobat. Dosa-dosaku kini terasa sangat aneh bagiku. "Bagaimana mungkin aku dulu bisa sejahat itu?!"

Malamnya, tiba-tiba aku didorong untuk membuka google dan melakukan pencarian apapun tentang neraka. Jari-jariku bergerak dengan cepat di atas tombol HP dan aku kesulitan menemukan dokumen yang menarik hatiku. Akhirnya aku mencari lewat komputer dan jutaan informasi yang menjadi motivasiku bermunculan.

Saat membaca kisah-kisah yang sebenarnya sudah pernah aku dengar sebelumnya, otakku menyerap bacaan itu dengan berbeda. Pikiranku dibuka dan aku diberi kemampuan visual yang jauh lebih dahsyat dari sebelum-sebelumnya. Seakan apa yang aku baca itu nyata. Aku diberitahu, "Neraka itu ada dan nyata! Tolong sadarlah! Dengan kamu mati dan membawa benih dosa, kamu pasti akan masuk ke sana!"




Aku diberitahu bagaimana kemarahan dan tidak mau memaafkan merupakan hal yang membuat kita menderita siksa api kekal. Aku diberitahu betapa orang-orang yang menderita siksaan paling mengerikan dan tidak terkatakan merupakan orang-orang yang berhubungan dengan sihir, percabulan, dan penyembahan allah lain.

Detik itu aku bertobat, aku membuang segala aspek yang aku tuhankan selama ini.
Cukup radikal dan mengejutkan, bahkan bagi aku sendiri. Apa yang selama ini aku bilang tidak mungkin, rupanya sangat mungkin bagi Tuhan!
Selama ini aku selalu merasa pergi dari dosa adalah hal yang mustahil, rupanya bagi Tuhan itu semudah membalikkan telapak tangan, asal kita mau, Tuhan akan bekerja secara tidak terduga!

Aku bertanya, "Tuhan, apabila aku menceritakan hal luar biasa yang Kau ungkapkan padaku ini kepada semua orang, mereka pasti percaya! Apabila aku menceritakan kepada mereka tentang kengerian neraka yang kau jelaskan padaku, mereka pasti bertobat!"

JawabNya, "Mereka akan mengolokmu, dan beberapa akan percaya, tapi karena ketakutan akan neraka, itupun hanya akan berlaku sesaat, hanya sedikit yang akan benar-benar bertobat karena mencintai Aku. Banyak orang saat ini akan mengeraskan hatinya, melakukan pembenaran terhadap dosa-dosanya, mereka akan berkata 'ini keadaanku dan mustahil bisa kuubah', padahal mereka sedang mengeraskan hatinya. Mereka tidak mau meninggalkan dosa dan kebiasaan mereka yang jahat'."

Aku tertegun. Yang bisa aku lakukan saat ini hanya menjadi teladan dan mendoakan setiap orang yang aku ingat dan aku temui di jalan. Aku benar-benar takut dan tidak mau ada satupun orang yang aku kenal harus masuk ke tempat kengerian itu! Dimana lahar akan mengalir melewati kepala dan mengelupas kulit kita, dan cacing sepanjang 20 kaki bagai ular akan masuk ke dalam tubuh dan keluar lewat telinga, hidung, atau mata. Kesakitan yang membuat gila, tetapi tidak membuat kita gila atau mati. Daging kita dicabik-cabik oleh panas yang tidak terkatakan dan aroma paling busuk yang menjadi racun bagi siapapun.

Walau jutaan orang ada disana, tiap orang menderita kesakitannya sendiri. Tidak ada komunikasi sama sekali di neraka. Tak ada harapan. Sekali masuk, selama-lamanya.

Sekarang yang bisa aku lakukan hanya mendoakan kalian. Percayalah pada Tuhan dan menyesallah atas dosa kalian! Jangan menyesal saat semuanya terlambat!




Time is running out. You'll never know...

.

March 17, 2010

"Did You Hear About The MORGANS?" Movie Review

.

'Did You Hear About The Morgans?' / DYHATM adalah film drama-komedi yang baru saja aku tonton. Dengan aktor dan aktris Hugh Grant dan Sarah Jessica Parker, film ini tentu cukup menarik bagi banyak orang, mengingat kedua bintang Hollywood ini sudah sangat terasah dalam berakting di bidang komedi.




Film ini lumayan lucu dan menghibur, aku cukup suka film seperti ini. Komedi-komedi yang ada di dalamnya tidak terkesan 'mereka berusaha terlalu keras untuk menjadi lucu', tetapi lucu yang ada adalah kelucuan yang ringan dan seakan mengalir dengan cepat dan spontan.

Film ini selain lucu juga mengandung unsur kesedihan, dimana keluarga Morgans sedang di ujung perceraian. Keadaan keluarga mereka kurang berbahagia karena... Kalian nonton sendiri deh! ^^

Dengan tambahan unsur 'crime' dan 'divorce' di dalamnya, aku rasa DYHATM cukup orisinil untuk film ber-genre drama-komedi. Hanya saja ada suatu kekurangan yang cukup tidak mengenakkan untuk ditonton di film ini, yaitu:

Penjahat yang ada di film ini. Penjahat di film ini pada awalnya tampak begitu cerdas, berintelektual tinggi, dan sangat kejam *tidak ragu membunuh Sarah Jessica Parker!*, namun di akhir film, dengan bodoh dan mudahnya penjahat ini bisa dibekuk, bahkan sangat cepat... Terlalu cepat!

Adegan klise yang 'maksa' juga ada, seperti proses percintaan asisten pribadi Sarah dan Hugh. Yah... Tampakanya di film-film apapun akan selalu ada pasangan aneh yang mudah tercipta seperti ini...


Tapi overall DYHATM dapat menghibur siapa saja yang menontonnya, dan menonton film ini dengan pasangan di bioskop juga bukanlah pengalaman yang buruk. Layak dicoba!

Aku sendiri sempat tertawa dan sangat terhibur oleh kalimat-kalimat dan kejadian di film ini, seperti penyemprotan gas pengusir beruang di mata dan adegan pengulangan sumpah pernikahan di bawah bintang.

Wah... Kalau kupikir-pikir, DYHATM ini romantis sekali loh!



Nilai untuk film ini: 7/10


.

March 14, 2010

White Day: Is It Important?

.
White day adalah perayaan setiap tanggal 14 Maret yang merupakan kebalikan dari valentine’s Day.



Banyak orang menyatakan, Valentine’s Day adalah hari dimana seorang gadis menunjukkan cintanya pada seorang pria lewat hadiah, jadi 14 maret adalah saatnya si pria membalas hadiah dari si gadis.

Sebenarnya White Day hanya sebuah hari dimana kita ingin menunjukkan rasa terima kasih kita kepada orang yang telah menyayangi kita. Siapapun dia, sudah saatnya kita membalas kebaikan dan kasih sayang orang-orang di sekitar kita.

Siapapun dia… Papa, mama, saudara, sahabat, teman, siapapun itu, ayo kita tunjukkan rasa terima kasih kita kepada mereka.



Yang terpenting? Jangan lupakan Yesus yang sudah sangat-sangat-sangat menyayangi kita sepanjang usia kita!


Terus, jangan Cuma setiap tanggal 14 maret kita praktekkan, tunjukkanlah setiap hari agar kasih Tuhan itu nyata terpancar dari cara hidup kita! ^^

God Bless You all!!

.

March 11, 2010

The Blind Side Movie Review

.

Nah… Akhirnya muncul juga film lumayan baru yang aku suka…^o^

The Blind Side adalah film yang diadaptasi dari kisah nyata yang diperankan oleh Sandra Bullock dan Tim McGraw. Film yang rilis November 2009 ini selain menghibur, benar-benar memiliki pesan moral yang sangat berharga.



Big Mike, alias Michael Oher (Quinton Aaron) adalah seorang Afrika-Amerika yang tidak berumah dan berasal dari keluarga yang tidak berbahagia. Saat ia hendak menghangatkan diri dan kembali ke sekolah malam-malam, keluarga Touhys menemukannya dan merasa iba. Rasa iba ini membuat mereka mengijinkan Michael tinggal di rumah mereka. Kejadian awal ini membuat keluarga Touhys dan Michael memiliki jalinan batin dan membuat mereka menjadi sebuah keluarga.


Selain menolong Michael secara finansial dan pendidikan, keluarga Touhys sendiri merasa sangat berbahagia bisa menolong Michael. Dari sini aku belajar, bahwa menolong orang lain adalah hal yang sangat berguna untuk menolong diri kita sendiri.


Walau ini merupakan kisah nyata yang memiliki aspek drama-sedih di beberapa bagian, film ini tampak sedikit lucu dan sangat menghibur dengan adanya Sandra Bullock, karena walaupun ia tidak memerankan peran untuk film komedi, Sandra Bullock tetap memancarkan spirit menyenangkan yang terkesan hilarious. Hal itu merupakan tambahan positif untuk film ini. Selain itu, perjuangan Big Mike untuk belajar dan berusaha dalam olahraga Football yang belum pernah ia mainkan sebelumnya adalah tambahan yang menarik dan dapat menumbuhkan semangat juang para penonton.


Awalnya aku merasa skeptis dan aneh, kok bisa ada orang sebaik itu *sudah kaya raya, tetapi mau menampung orang berkulit hitam yang berbadan besar seperti Big Mike*… Kemudian hal yang aku anggap kurang masuk akal dan berlebihan adalah ketika Big Mike menabrakkan mobil pemberian keluarga Touhys sehingga hampir menewaskan anak mereka, SJ. Namun reaksi keluarga Touhys adalah tidak marah sama sekali, melainkan berusaha menghibur dan menenangkan Big Mike. Hal ini nyaris aku tulis sebagai bahan kritikan, namun seiring berjalannya film, aku jadi menangkap, keluarga yang sangat baik seperti The Touhys memang benar-benar ada, dan aku tidak boleh berpikiran skeptis.


Aku rasa tidak banyak yang bisa aku kritisi di film ini, selain fakta bahwa film ini memang berdasarkan kisah nyata *yang membuatku tidak bisa tidak percaya pada hal-hal di film ini*, film ini sangat menghibur, memiliki banyak pesan moral, dan didukung akting dan penghayatan yang apik dari Sandra Bullock, Tim McGraw, dan SJ, si anak mereka *yang aku tidak tahu nama aslinya*. Dari film ini aku belajar: Jangan memandang muka, kalau menolong harus tanpa pamrih.


Mungkin sedikit telat kalau aku me-review film ini sekarang, tapi bagi yang belum nonton film ini, Very recommended! (^.^)


Nilai untuk film ini: 9/10


.

February 21, 2010

Dari Mana Muncul Valentine's Day??

.



Valentin, atau Valentinus yang di Indonesia beberapa waktu terakhir ini mulai dipopulerkan secara luas dengan istilah Valentin (tanpa e atau huruf s) sebetulnya nama seorang MARTYR (orang Kristen yang terbunuh karena mempertahankan ajaran agama yang dianutnya), VALENTIN yang sebenarnya adalah nama seorang tokoh agama Kristen yang karena kesolehannya dan kedermawanannya diberi gelar Saint atau Santo disingkat dengan St, dia mempunyai tempat istimewa didalam ajaran agama ini. Panggilan atau gelar ini dilekatkan pula kepada tokoh kristen yang lainnya,seperti St.Paul, St.Peter, St.Agustine dan sebagainya. St hanya dihubungkan dengan nama seorang penganjur dan pemimpin besar agama kristen dan karenanya tidak dapat diberikan kepada sembarang pemeluk agama ini, yang tingkat keagamaannya masih rendah. St Valentin ini karena pertentangannya dengan Kaisar CLAUDIUS II penguasa Romawi pada waktu itu berakhir dengan pembunuhan atas dirinya pada abad ketiga, tepatnya pada tanggal 14 Februari tahun 270 masehi, Menurut kepercayaan kristen kematian Valentin ini dikategorikan kepada mati syahid, sebagaimana orang islam menyebut bagi seorang muslim yang terbunuh didalam peperangan mempertahankan agamanya.


Kematian yang tragis ,kesolehan dan kedermawanan Valentin ini, tidak dapat dilupakan oleh para pengikutnya dibelakang, Valentine dijadikan simbol bagi ketabahan, keberanian, dan kepasrahan seorang kristen menghadapi kenyataan hidupnya. Namanya dipuja dan diagungkan dan hari kematiannya diperingati oleh pengikutnya dalam setiap upacara keagamaan yang dianggap sesuai dengan peristiwa tragis itu. Upacara peringatan yang pada mulanya bersifat religius itu dimulai pada abad ketujuh Masehi dan berlangsung sampai abad keempat belas dan setelah abad itu SIGNIFIKANSI keagamaannya mulai hilang dan tertutup oleh Upacara dan Ceremony yang non agamais.




VALENTINES DAY ATAU HARI VALENTIN, sebagaimana dikatakan diatas adalah hari kematian Valentine yang kemudian diperingati oleh para pengikutnya setiap tanggal 14 februari tahun yang sedang berjalan.Hari Valentine ini kemudian dihubungkan pula dengan pesta atau perjamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut "SUPERCALIA" yang biasanya jatuh pada tanggal 15 Februari, Setelah orang romawi masuk kristen maka pesta "SUPERCALIA" itu secara religius dikaitkan dengan kematian atau upacara kematian St Valentine.


Penerimaan Valentine sebagai model kasih sayang tulus diduga seperti berasal dari kepercayaan orang Eropa, bahwa masa kasih sayang mulai bersemi bagi burung jantan dan burung betina pada tgl 14 Februari setiap tahunnya.
Perkiraannya atau kepercayaannya ini lalu berkembang menjadi pengertian umum bahwa sebaiknya pihak pemuda mencari seorang pemudi (wanita) untuk menjadikan pasangannya dan sebaliknya seorang wanita mencari seorang pemuda untuk menjadi teman hidupnya pada tgl 14 Februari itu pula.Bersamaan dengan itu pula,mereka menyarankan untuk saling tukar tanda ma ta atau cadeau (kado) sebagai lambang terbinanya kasih sayang diantara mereka. Namun Valentine ini lebih dipopulerkan lagi oleh orang-orang Amerika dalam bentuk Greeting Card (kartu ucapan selamat) terutama sejak berakhirnya perang dunia ke I.


Demikianlah lama kelamaan nama dari seorang yang bergelar Santo Valentine itu akan jauh bergeser dari semuanya, orang yang datang dibelakang hanya akan menyebut namanya lewat Greeting Card.Pesta persaudaraan, tukar tanda mata, tanpa mengetahui latar belakang sejarahnya yang berumur lebih dari 1700 tahun yang lalu itu. Satu hal adalah pasti, bahwa setiap orang Kristen tentu akan mengerti betul apa maksudnya dan apa latar belakang mereka merayakan "VALENTINE’S DAY”



Sumber Informasi:
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20071115054353AAIzmra