Powered By Blogger
Showing posts with label Indo Creamer. Show all posts
Showing posts with label Indo Creamer. Show all posts

August 27, 2010

Resep Wafel Belgia

.

Wafel Belgia adalah wafel yang terenak di dunia! Walau hampir mirip dengan wafel biasa, namun wafel ini lebih crispy dan lezat karena adanya ragi (yeast). Berikut ada resep untuk membuatnya, kalian mesti coba!


Untuk resep wafel Belgia yang dasar, kita akan memerlukan:


3 ¼ cangkir (500 gram) tepung terigu

1 sachet (7 gram) ragi kering / fermipan

4 telur

Susu sapi murni (Bisa dicamput air mineral supaya tekstur wafel lebih lembut)

250 gram mentega

Gula vanilla

Garam

Minyak



Bahan sudah lengkap? Bagus! Sekarang kita akan mulai membuat wafel Belgia dalam 9 langkah mudah!


1. Ambil secangkir susu dan panaskan hingga suam-suam kuku, lalu campur dengan ragi / fermipan. Sekarang kita bisa meninggalkan susu campur ragi itu untuk sementara.


2. Panaskan mentega, tapi segera hentikan begitu mentega sudah cair, jangan panaskan sampai berlebih (atau bahkan menggosongkannya!), karena rasanya akan menghilang.


3. Pisahkan kuning telur dengan putih telur. Kocok putih telur hingga menjadi busa / salju.


4. Sekaang ambil baskom yang SANGAT BESAR, masukkan semua tepung, gula vanilla (1 sachet) dan sedikit garam. Buat lubang di tengah-tengah adonan tepung dan isi lubang itu dengan mentega cair, susu yang sudah dicampur ragi, dan kuning telur.


5. Campur semuanya sambil dengan pelan-pelan ditambahi susu (dapat dicampur dengan air kalau mau). Semuanya harus dicampur dengan merata sampai tidak ada sedikitpun gumpalan. Mungkin kau bertanya, seberapa keras adonannya? Seberapa banyak susu? Adonannya harus keras, pikirkan pancake, dan adonannya harus jadi lebih keras dari itu.


6. OK, sekarang dengan pelan-pelan, campur busa dari putih telur ke dalam adonan… dan… STOP! Cukup mencampurnya.


7. Mungkin sekarang kalian sudah kelaparan, namun bagian tersulit dari resep ini baru akan dimulai – tinggalkan adonannya dalam suhu ruangan dalam jangka waktu yang lama. Seberapa lama? Hingga volume adonan berkembang menjadi dua kali lipat atau bahkan tiga kali lipat! Aku sudah mengingatkanmu untuk memakai baskom yang SANGAT BESAR. Kalo kamu sedang terburu-buru, ya tunggulah sampai 1 jam. Tapi jika kamu bisa, buat adonan wafel di malam hari dan tinggalkan adonannya semalam penuh sampai besok.


8. Gunakan minyak untuk melicinkan alat pembuat wafel (yang harus sangat panas! Panas! Panas!) supaya wafelmu tidak lengket. Tuangkan adonan di alat pembuat wafel, bakar hingga menjadi coklat keemasan.


9. Beri topping yang kau suka (maple syrup, es krim, berry, pisang, madu, dst…), dan nikmati wafel Belgiamu! ^^



Aku jamin jika langkah-langkah ini kau jalani dengan tepat, maka rasa wafelmu akan menjadi tiada tandingannya! Try it at home!



Sumber resep: http://www.waffle-recipe.com/recipes/belgian-waffle-recipe/

.

March 2, 2009

Great Place For Hang Out

De’ Boliva


Hey, friends! Do you wanna know where we can eat a lot of ice cream and also have a great place to chat with all of your friends? De’ Boliva is the answer! Here, we can chat for a very long time, and also eat a very delicious ice cream with many flavours variety. There’s a vanilla, de’ cookies, mocha rum raisin, strawberry, green tea, durian, chocolate, and other great taste…

Beside the ice cream, we also can have other foods like sandwich, spaghetti, steak, juice, and many more. But don’t get us wrong, beside the great food and ice cream, here, they also provide us many great facilities that must make our day more fun and enjoyable, such as Free Wi-Fi, and Darts Game.


More exciting info?? Here, luckily for the BCA’s Card user, they can get a great discount till 50%! So, what are you waiting for? Just come here and get all of your friends in De’ Boliva CafĂ© and Lounge!


D’Excelso


If we haven’t anything to do, the best thing to do is to have a cup of great coffee with our friends in D’Excelso! Many coffee flavours are available in here! By the way, the coffee in D’Excelso isn’t just an ordinary coffee… The coffee in here are made from the best quality coffee bean.


You can choose many variety of coffee in D’Excelso Coffee Menu. You can pick the dark coffee, or the divariation coffee like Cookies and Cream Frappio, Avocado Coffee, Moccha Drink, and many more. They also provide other drinks such as Blossom Freeze, Mango drink, juice, Melba Freeze, etc.


Many variety of foods also available in here! Smooked Beef sandwich, pasta, seafood sampler, money bag, fish and chip, and many more. The taste?? Don’t ask. I guarantee you will loved it! The taste are very good and you will addicted to it!


You can find D’Excelso in the nearest malls. So, just come here! To enjoy a great coffee, here’s the place!


AGOJAS



Are you free? Bored?? Haven’t anything to do?? Just call your friends and enjoy the great taste of roasted corn in AGOJAS! There’s no doubt that AGOJAS is the best place for teenager to spend their time to chat and enjoy the delicious and affordable snack. Beside the cheap price, here, they provide the popular roasted corn with many fantastic flavours, like BBQ, cheese, sweet, spicy, and mixed taste. Then, you can pick your own roasted corn flavour, just pick your favourites!


Curious? Then come here! AGOJAS is, undoubtly, the best and fun Hang-Out place for all teenager. You can find AGOJAS in Mulyosari, Citraland, and Manyar. We guarantee, you will enjoy it very much!!


Just for your information, all location on this entry are from Surabaya.

February 14, 2009

Valentine's Day



Akhirnya tanggal 14 Februari datang lagi... Setiap tahun tanggal 13 februari selalu menjadi the bussiest day for me...



Yah kan ada 3 saudara cewek yang semuanya suka buat coklat, mau gak mau jadi ikut suka buat coklat deh...


Making a list...



-Roti Mari
-Mentega
-Susu kental manis
-Chic-Choc
-Coklat masak (White Chocolate, Chocolate Milk, Dark Chocolate)
-Kotak
-Pita Merah
-Isolasi
-Gunting
-Saringan
-Baskom
-Cetakan
-Rantang
-Dandang
-Sendok
-Garpu
-Handuk
-Gayung
-Sabun
(Makin nyeleneh...)


Yang pasti tahun ini-pun aku sudah eneg banget liat coklat dan kudu muntah kalo makan 1 lagi...


January 10, 2009

Produk Gila



Aduh, banyak banget lo crazy-crazy products yang beredar di masyarakat sekarang ini!! Trus gimana ya cara menghindarinya, ya jangan
selalu lihat harga, karena gak semua yang murah itu baik...


Berikut entri peringatan yang aku persembahkan untuk kalian supaya kalian bisa selalu waspada. Semua informasi di bawah ini aku peroleh dari e-mail, dan kayaknya nih e-mail bagus banget untuk peringatan buat kita semua.



1. KERIPIK SETAN



Ini adalah informasi dari seorang teman yg bekerja di Prod Dev-Kalbe Farma


Dear all,


Beberapa hari yang lalu, sales kami membawa produk yang namanya "kripik setan". Dinamakan demikian oleh karena rasanya yang luar biasa pedas. Harganya? Murah meriah. Dua ratus perak sanggup bikin elo yang paling tabah sekalipun "nangis" sesenggukan.


Gua sendiri mencoba satu bungkus. Rasanya hebat, gurih, wangi dan lezat. Tapi setelah satu bungkus habis, saya perlu minum 1,5 liter aqua untuk menghilangkan rasa pedas yang luar biasa. Sepanjang perjalanan pulang ke rumah, saya harus berhenti dua kali di jalan untuk piss :-p


Iseng-iseng, produk tersebut kami berikan kepada R&D, perusahaan kami. Ini dikarenakan timbulnya kecurigaan di hati kami terhadap produk ini. Harganya cuma 200 perak, tapi saat ini harga cabe luar biasa mahal. Terakhir kali beli cabe, pembantu saya hanya dapat dua butir rawit untuk uang Rp200. Sadis ga sih?


Hasilnya?? Luar biasa. Ternyata rasa pedas dari keripik tersebut diperoleh lebih banyak dari.......


Balsem gosok.


Hiiii....balsem obat gosok tersebut, diolah menjadi makanan. Produk kripset ini lagi beken banget di daerah bogor dan depok.


Guys, masih banyak lagi makanan-makanan ajaib di luar sana. Sekedar gambaran, mungkin teman-teman pernah bertemu produk chiki-chiki dengan merek ga jelas, dijual murah banget (gopek kebawah). Kami pernah bertanya-tanya, bagaimana mungkin bisa memperoduksi barang semurah itu. Hampir mustahil. Untuk itu kami mendatangi beberapa perusahaan sejenis yang masuk kategori kecil/industri rumah tangga. Nah ini yang kami temukan.


Untuk mengaduk material utama dengan bumbu, supaya bisa merata, diperlukan mesin yang namanya molen. Mesin ini cara kerjanya hampir mirip dengan mesin molen buat ngaduk semen. Ke dalam mesin ini, material utama dimasukkan bersama bumbu terus di aduk merata. Pada pelaksanaannya, bisa dipastikan TIDAK MUNGKIN meniadakan produk terbuang. Karena, pada saat di putar, pasti sejumlah material akan terlempar keluar. Ini tidak bisa dihindari. Inilah yang membuat produk tersebut menjadi mahal.


Nah.....untuk produsen ecak-ecak (produsen kecil/home industry), materi sisa yang tercecer di lantai tersebut disapu lalu dimasukkan kembali ke dalam molen. Nah...barang yang seperti itulah yang dibeli oleh anak-anak kita di kantin sekolah.


Sadis...


Ini kisah nyata lho. Bukan mau menjelek-jelekan home industry, tapi hanya ingin membuat teman-teman sekalian berhati-hati dengan produk makanan yang sangat murah. Bahkan makanan seperti itu ikut serta mencetak ijin depkes di kemasannya. Ga tahu ijin boong-boongan atau eman asli.


Silahkan forward email ini kepada orang lain supaya mereka tahu dan ikut berhati-hati.



2. FRIED CHICKEN TANPA AYAM



Diambil dari Forum Keluarga DSH. Hari Minggu, 10 Agustus 2008

Pukul 16.30
Sepulang dari ITC, aku me
nyempatkan diri

untuk membeli makan malam, sekaligus makanan buat sahur. Niatnya sih mau puasa Senin-Kamis seperti biasa. Karena bosan dengan lauk yang itu-itu saja (aku harus beli lauk yang bisa tahan sampe besok pagi, jadi biasanya ya paduan ayam goreng ma perkedel atau ayam goreng ma orek tempe ), aku ingin mencoba ayam goreng kremes (baca: KFC-KFCan atawa KFC palsu yang dijual di pinggir jalan) deket kosku. Memang selama 10 bulan lebih tinggal disana, aku tidak pernah beli di situ (kalo dulu sih gara-gara duitnya mepet). Maka aku membeli satu potong dada atas Rp 3800,- dan satu potong punggung Rp 2000,-. Rencananya bagian punggung kupakai buat lauk makan malam sedang bagian dada yang dipakai buat lauk sahur.

Aku sempat bertanya pada penjualnya, " Ada sayap ga, Mas?" karena di daftar terantum menu tersebut.


Masnya menjawab, "Sudah habis, Mbak".


Sempat terbersit curiga, siang-sia
ng kok udah habis, padahal kayanya sepi-sepi aja. Jangan-jangan memang ga jual. Ah, sudahlah, aku tak terlalu memusingkan hal tersebut.

Pukul 17.30

Sehabis sholat ashar, karena masih males mandi, aku ingin mencicipi "makanan" yang sudah kubeli. Keadaan kamar waktu itu remang-remang karena lampunya belum kunyalakan. Kubuka kantong kertas pembungkus dan kulongok ke dalamnya. Tampaknya baik-baik saja. Rupa ayam goreng tepung biasa. Aku mengambil potongan yang lebih kecil, karena menurut dugaanku, itulah
yang bagian punggung. Mencoba mencuil sedikit, tapi kok susah. Ya sudah, kugigitlah sedikit daging itu. Kukunyah, kok rasanya agak kenyal ya? Berlemak dan aneh. Jangan-jangan ayam mati?

Aku mulai deg-degan. Apalagi setelah melihat samar, potongan bekas yang kugigit berbentuk bulat, yang bisa kubayangkan bahwa semula dia berbentuk gilig. Emang ada bagian tubuh ayam yang berbentuk gilig? Di punggung pula? Dengan panik kunyalakan lampu kamar. Dalam keadaan yang lebih terang, aku periksa lagi potongan daging itu. Benar, bentuknya seperti pipa, dengan diameter sedikit lebih besar dari 0,5 cm. Masa bagian tenggorokan saluran napas yang biasanya ada di leher- kebawa sampe punggung? Jadi, "ekor"?! Itulah kesimpulan yang akhirnya muncul.

Deg..deg... Ak
u mengambil piring dan bersiap mengoperasi "daging punggung" itu. Untuk sekedar mengingatkan, selama 10 tahun lebih aku bergaul dengan ayam, dan sempet bergaul akrab dengan angsa dan burung puyuh.


Bagi yang mengenalku dengan baik, tak disangkal, Nur adalah seorang penggemar unggas. Berbekal latar belakang itu, meski bukan lulusan kedokteran hewan, aku cukup mengenal dengan baik anatomi tubuh dan segala seluk beluk hewan ini.


Waktu beli tadi, aku membayangkan "punggung" adalah "rongkong" dalam bahasa Jawa. Ini adalah salah satu bagian favoritku setelah sayap.

Jika anda meminta bagian ini, anda akan mendapatkan banyak sekali tulang (tulang rusuk dan taju pedang kalo di manusia), sedikit daging yang menempel di tulang, dan sedikit sekali kulit. Namun waktu ayam goreng itu kubelah dan kuhilangkan bagian tepungnya, AKU SAMA SEKALI TIDAK MENEMUKAN TULANG! Yang ada malah bagian kulit yang lebar sekali, dengan lemak dan sedikit daging putih yang menempel.


Bila dihubungkan dengan bagian yang kupikir sebagai "ekor", maka bisa dibayangkan kalo itu adalah bagian pantat dari... SEEKOR TIKUS!!


Memang beberapa hari sebelumnya aku mendapat email dari Mbak Kosku tentang daging tikus yang diolah sedemikian rupa agar mirip daging ayam, lalu dijual bebas di masyarakat. Tapi ga pernah kusangka, kejadian serupa akan secepat ini kualami sendiri. Hiks!

Udah mulai mual-mual, aku meneruskan pembedahan. Kuteliti kulit luas itu. Dari pengalaman, aku sangat ragu kalo kulit kasar itu pernah
ditumbuhi bulu. Sebaliknya, dengan keyakinan 80% aku bisa bilang bahwa jejak pori disana adalah bekas tumbuh rambut!


Dengan lemas, kumulai pembedahan ke potongan daging kedua: potongan dada atas. Jika anda makan bagian dada ayam, anda akan menemukan sebuah tulang rawan berbentuk segitiga yang khas. Namun setelah memutilasi dan menghancurkannya, aku tidak menemukan tulang itu. Yang ada malah sebentuk tulang kecil yang aneh (berasa tidak pernah liat di tubuh ayam, dan susah membayangkan bagian tubuh ayam yang mana yang memilikinya). Di bagian daging, biasanya daging dada ayam itu berserat, yang bila kita khancurkan akan menjadi serpihan (susah bilangnya, bayangin aja daging yang biasa ada di soto ayam deh). Namun setelah kuambil selembar, kutekan pake jari, daging itu tetap utuh karena terikat oleh lemak. Padahal setahuku daging bagian dada adalah yang paling sedikit lemaknya.


Yaiks, intinya, hari itu hampir saja aku makan daging tikus!! (udah gigit ekornya dikit sih, Wekk!) Hiiii, sampai sekarang masih merinding kalo inget...

Yah, meskipun mungkin daging tikus bisa bikin kulit cantik (Kan Sandra Dewi tu makannya aneh-aneh, jadi kulitnya mulus), tiada niatanku mendapatkan kulit cantik dengan cara itu. Buhuhu...

Jadi temans, aku sarankan agar hati-hati bila beli ayam goreng, apalagi yang dibalut tepung tebal, karena tepung itu menyamarkan bentuk aslinya.
Mending yang digoreng biasa atau ayam bakar, atau beli di tempat yang terjamin kebersihannya.

Kesimpulan: sedikit tips yan
g bisa membantumu mbedain daging ayam dengan daging tikus...

1. Dari segi daging, sama-sama putih dan rasanya benar-benar mirip, tapi daging tikus lebih banyak lemaknya dan seratnya halus (kalo ayam sedikit lebih kasar).

2. Periksa kulitnya, apakah berpori besar atau kecil. Kalau kecil, kemungkinan yang pernah tumbuh adalah rambut, bukan bulu!

3. Cek tulangnya (agak susah ya kalo ini), misal bagian dada ya ada si tulang rawan, kalo di paha ya tulang paha yang besar itu, kalo punggung ya tulang rusuk, dsb.

4. Jangan tertipu dengan harga murah (itu kan buatmu sendiri...mwehehehe ).

5. Coba cek apakah si penjual tersebut pernah jual sayap apa ga. Kalo ga pernah jual, anda patut curiga karena seperti kita tahu, salah satu ciri khas unggas adalah bagian sayap, yang tentunya tidak mungkin bisa dipalsukan.



3. ROTI BREAD TALK



Ini fakta yang ditemukan secara tidak sengaja. Adikku beli roti BreadTalk di Discovery Mall Kuta, Bali tanggal 15 Februari 2008. Roti dimakan sedikit sorenya lalu disimpan untuk besok. Besok paginya (tanggal 16 Februari 2008), roti masih bagus, tapi adikku nggak selera makan jadi rotinya tetap ditaruh diatas meja.

Selang tiga hari dia merasa Ah, paling juga sudah jamuran, lalu dia buang roti itu ke tempat sampah. Karena tempat sampahnya kering (biasanya juga cuma berisi kertas dan plastik) dia jarang buang sampahnya, kalau nggak penuh nggak dibuang.


Terusss... yang ngejutin, setelah beberapa hari pas dia mau buang sampahnya, kaget juga dia lihat roti itu kok kelihatannya baik-baik saja. Eh, emang bener, pas dia pungut lagi roti itu, gile bener, masak roti sampai beberapa hari nggak jamuran?

Lantas yang lebih ngejutin lagi, pas

aku ngunjungin dia, dia cerita ini dan mamerin rotinya ke aku. Hari itu tanggal 27 Februari 2008.


Artinya, roti itu sudah berumur 12 hari dan TIDAK ADA TANDA TANDA JAMUR atau kerusakan lainnya.

Bagus? Tentu tidak. Quite scarry, in fact. Karena roti begini sudah pasti pengawetnya bejibun. Bayangkan bagaimana bila kita makan roti kayak beginian, apalagi kalo sampe tiap hari? Isinya apa aja ini?

Formalin atau apa?



4. DONAT



Sebenarnya percobaan donat saya asal mulanya tidak sengaja. Suatu saat istri saya membelikan donat Dunkin buat anak saya yang TK. Ditaru

h di meja makan, masih dalam kantong kertas Dunkin, terus lupa dimakan. Kira-kira seminggu kemudian baru donat ini 'ditemukan' lagi.


Yang mengejutkan adalah donat

nya masih utuh, tidak berjamur, glaze/gulanya juga masih cantik, hanya rotinya sedikit lebih keras meski masih bisa digigit/dikunyah.

Sejak itu tiap kali ada donat gra

tisan atau dekat-dekat toko donat saya menyisakan 1/membeli 1 untuk percobaan.

Metoda percobaannya juga sederhana, tidak ilmiah benar:


- donat diambil dari kemasan asli,

saya masukkan ke kantong plastik bekas label Tom & Jerry
- kantong dilipat tidak distaple (udara masih bocor, memberi kesempatan busuk)
- kemudian saya beri label tanggal perolehan donat
- saya biarkan d
i kabinet kerja saya di ruang terbuka, tidak disimpan khusus di kulkas
- ruangan kantor pada jam kerja berpendingin, lewat jam kerja, sabtu & minggu tanpa pendingin ruangan
- sesekali ditengok dan dipotret.

Terlampir foto donat, keadaan terakhir. Berikut beberapa hal mengejutkan yang saya peroleh, urut berdasarkan awetnya:


1. Donat JCo, dibeli 26 Nov 2007 sampai sekarang masih empuk dan tidak berjamur. Glaze (taburan gula) di atasnya sudah lumer lama tapi penampilan masih tetap oke. Kalau saja saya tega memberikan donat ini pada anak jalanan, pasti kemakan, wong bentuk dan tekstur masih donat koq.

2. Donat Dunkin, dibeli 26 Nov 2007 sampai sekarang tidak berjamur dan hanya berubah agak keras.Glaze (gula) warna merah jambunya sudah menempel di plastik, tapi rotinya masih empuk membal. Yang berpengalaman makan donat tahu bahwa ini donat sudah beberapa hari, tapi siapa sangka sudah 9 bulan.

3. Donat Country Style saya peroleh 19 Nov 2007 sampai sekarang tidak berjamur, berubah keras sekali. Glazenya masih tetap cantik tapi karena keras, tidak bisa digigit.

4. Donat Q-Biq perolehan 13 Jun 2008, rusak glazenya dan muncul jamur pada rotinya dalam jangka kurang dari 1 minggu. Meskipun masih berbentuk segi 4 (sesuai identitas q-biq) tapi dari penampilan yang rusak dan berjamur, sudah tidak layak makan. Yang mengherankan, meski berjamur, donat ini tidak habis dimakan jamurnya (lihat no. 6 di bawah).

5. Donat iCrave, perolehan 22 Jan 2008, rusak glaze dan rotinya berjamur dalam 2 (atau 3 hari). Selain berjamur, juga timbul bau yang tidak sedap bukti proses pembusukan. Beda dengan Q-Biq yang berjamur tapi rotinya masih relatif berbentuk kotak, roti donat iCrave
juga mulai han
cur meski tidak semuanya hancur.

6. Donat kentang Fresco, beli 24 Feb 2008, hancur lebur dalam 2 hari. Dalam 1 minggu massa yang tersisa dari donat ini sangat sedikit, plastiknya melepes. Ini donat yang dijual di ITC BSD di kedai kecil-kecil seputar food court. Harganyapun paling murah, kalau tidak salah rp 3000/buah, dan pilihannya cuma 1 macam itu.

Yang belum saya coba karena beberapa alasan (belum ada yang memberi / tempatnya jauh / belum nemu tokonya) diantaranya donat Krispy Kreme, donat Jesslyn Cake, American Donut dll dari toko roti lain.

Catatan: saya tidak kenal dengan satupun dengan pemilik/pegawai diantara merk donat yang saya sebutkan di atas, juga saya ti
dak punya masalah/dendam dengan salah satu pemilik merk diatas. Jadi percobaan ini murni didasari keingintahuan dipicu dari donat Dunkin yang awet seminggu. Kenyataannya ternyata Dunkin ada temannya, malah ada yang lebih hebat.

Setiap kali ada penambahan donat, saya buat fotonya + koran Kompas edisi hari itu, supaya ada bukti. Foto yang saya lampirkan ini adalah foto terbaru. Sampai saat ini sampel donat ini belum saya buang. Ada salah seorang teman dari salah satu kontraktor di kantor yang mengikuti percobaan saya dari awal, dan tertarik juga melihat kenyataan donat awet ini. Dia memuatnya di http://veganlion13.blogspot.com/2008/08/dognuts.html


Gerai donat iCrave di Pacific Place tempat saya membeli sampel ini sudah berbulan-bulan tutup. Saya tidak tahu apakah donat merk Fresco masih ada di ITC. Tapi adalah menyedihkan bahwa donat yang termasuk bagus (berjamur dengan cepat) ternyata tokonya juga cepat gulung tikar. Adakah yang bisa menerangkan kenapa JCo bisa awet empuk begitu? Pelajaran apa yang bisa ditarik?

Salam, Marsel.



5. FAKE EGGS



Beware!! Telur Palsu udah menyebar di SALERO JUMBO - JL. TIMOR, THAMRIN (15-08-2008)

Dear all,

Just want to inform aja...telur palsu tidak hanya menyebar di tempat2 kelas menengah ke bawah saja, melainkan sudah ke rumah makan yang notabene pelanggannya orang kantoran.


Hal ini saya alami pada hari ini (15.08.2008) dimana untuk makan siang , saya meminta tolong Ofice Boy untuk membeli makanan di Restoran Padang Salero Jumbo Jl. Timor, dibelakang kantor saya di Plaza BII -Thamrin, yang mana lauknya adalah gulai telur dan kentang balado. Pada saat saya memakan telur tersebut ada kejanggalan pada telurnya, dan ternyata ketika saya perhatikan lebih lanjut...telur tersebut adalah TELUR PALSU. Putih telur tersebut bening seperti karet dan tekstur pada kuning ada garis melingkar beraturan.

Masalah ini segera saya laporkan pada pihak Restoran Salero Jumbo untuk ditindaklanjuti. Dan, tak lama kemudian, pelayan Restoran Salero Jumbo mengambil sisa makanan tersebut yang mana ternyata untuk beberapa makanan merekapun pesan juga dari luar (bukan masak sendiri).


Kejadian ini saya ceritakan hanya sekedar sharing agar kita lebih berhati-hati apabila mengkonsumsi makanan dari luar (apalagi buat anak-anak kita)... Karena belum tentu rumah makan / restaurant yang bagus menjadi jaminan bahwa makanan itu aman. Dan, apabila kita menemukan sesuatu yang janggal pada makanan yang baru kita beli, jangan sungkan-sungkan untuk melapor pada pihak rumah makan tersebut karena bisa jadi mereka sendiri juga kena tipu orang luar yang menyuplai makanan tersebut.



6. PEMBALUT PEMBAWA PENYAKIT KANKER RAHIM



Cek hiegienis produk napkin yang Anda pakai! Karena menurut WHO, Indonesia merupakan negara dengan penderita kanker mulut rahim NO.1 di dunia, dan 62% salah satunya diakibatkan oleh penggunaan produk pembalut yang tidak berkualitas!


Di RSCM: 400 pasien kanker leher rahim baru setiap tahun. Di RSCM kematian akibat kanker serviks sekitar 66%. Mayoritas penderita datang dalam kondisi stadium lanjut. Tingkat kesadaran deteksi dini masih rendah.

Cara pengecekan:


1. Sobek produk pembalut Anda, ambil bagian inti didalamnya.

2. Ambil segelas air putih. Usahakan gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas.

3. Ambil sebagian dari lembaran inti pembalut Anda dan celupkan ke dalam air tersebut. Aduk dengan sumpit.

4. Lihat perubahan warna air (karena kalo hieginis dan bersih,seharusnya air akan tetap jernih).

5. Lihat apakah produk tersebut tetap utuh atau hancur seperti pulp. Jika hancur dan airnya keruh, berarti Anda menggunakan produk yang kurang berkualitas, dan banyak mengandung pemutih (byclean)/kaporit.

6. Dan dari produk yang kurang berkualitas tersebutlah yang sering menyebabkan di bagian intim wanita selalu mengalami banyak masalah:
- Keputihan
- Gatal-gatal
- Iritasi
- Dan lain-lain.


So... girls, sayangi dirimu dengan peduli apa yang kamu pake, termasuk yang satu itu!

NB: please kasih tahu info ini ke pasangan kamu, saudara and temen2 kamu.



END



Nah, jadi kesimpulannya kita semua harus hati-hati banget dalam memakai apapun, karena pastinya produk gila itu banyak banget, dan 6 produk ini hanyalah sebagian kueciiiiiil banget!!


Tolong sebarkan info ini ke orang-orang yang kalian sayangi, ya!^^

December 26, 2008

Indo Creamer Addict


Ooooh... Enaknya baca buku sambil ngemut2 Indo Creamer...

Ada sebuah kisah yang sebenernya agak malu2in, tp unik juga, cuma sekedar berbagi cerita nih...^^

Tiap tahun, saat Umat Muslim akan merayakan Bulan Ramadhan, papa-mama always shopping, but not for us. Papa-mama selalu belanja untuk dibagi-bagi ke tetangga2, dan PRT-ku^^

Mayoritas yg di beli itu sirup, Kopi bubuk, jelly, permen, mie, omplong isi biskuit2, dsb... kesimpulannya, semua makanan... Hummm, yummy!

Nah, entah kenapa, padahal tahun2 sebelumnya, my pap-mam never buy this... Indo Creamer!
Aku seh ya biasa ae ya, wong itu kan cuma kayak susu bubuk, apalagi kan dibeli buat dikasih orang, ya aku gak utak-utik.
Akhirnya Ramadhan tiba, semua belanjaan telah berpindah tangan, dan kami di rumah berbahagia bisa memberi kepada yang membutuhkan. Rupa-rupanya, masih ada beberapa produk yang lebih. Ada Ener**n kacang ijo dua plastik besar, ada saos apa gitu, ada sirup Lychee Tro***ana Sl*m, dan rupanya ada satu Indo Cream.

Hmm, entah kenapa Indo Cream itu seperti manarik perhatianku. Beneran! Tiap kali ke ruang tamu, dimana semua snack2 lebih itu bertebaran, Indro Creamer seperti memanggil-manggil namaku: Jo... Jo... Cicipono tah aku iki!

Aku ya pikir, toh semua udah selesai dibagi, ini kan produk tak diinginkan. yo tak ambil ae. Pingin nyoba seh...

Tak ambil, aku ambil satu sachet kopi susu Nes***e, terus tak kasih Indo Creamer itu... Sebelume ak cicipi dulu, piye toh rasane, kok mataku mesti nglirik barang iki...

Tak icip... Wek!
Opo iki! Rasane antik... Susu yo gak koyok susu... Yo susu seh, tapi anyep... Halah, wes kadung di buka, Jo... Pake lah gak opo2...
Akhirnya aku menikmati kopi susu yang ditambahi 2 sendok Indo Creamer...
Aq mbatin:
Rasane kok podo ae toh... gak kroso bedane...

Ya wes lah, toh barang ini telah dibeli dengan uang yang berharga... Tak simpen ae ndek kamar. Toh rasane kurang enak, paling2 keluargaku yoo gak doyan. Aku ae ga doyan, opo maneh seng liyo... batinku.

Akhirnya toples Indo Creamer itu berdiam di kamarku selama sebulan. Kini, segala daya tariknya yang dulu begitu menggoda tak mempan untukku, setelah mencicipi bubuk putih itu, aq sudah tidak tergoda mencicipinya lagi...

Suatu hari, aku ga bisa tidur. Biasa, insomnia (Bukane bangga lo yo...)... Dan apa yang kulakukan kalau tidak bisa tidur??
Kalo ga msn-an, browsing2, ya baca buku. Hari itu option ke-3 yang aku pilih. Wes, mbaca buku novel seng tuebel, mbaca karo turu, wenak... Ga lengkap tapi-e lek ga ada snack-e... Buka kulkas ah...

Lo, jo? Kulkas-e kok kosong?? Onoke buncis karo sayur asem! Lak gak cocok mbaca novel karo turu karo nyruput sayur asem! Ga klop, Jo!

Mbuka kulkas laen, iki malah luwih parah...
Onok-e es ndek freezer kuwi lo! Mau di protoli tah?? Mosok maca novel karo ngemuti es freezer!!???

Huh! Aku kembali ke kamar... Akhire mbaca novel tanpa nyemil apapun.
Setengah jam kemudian aku wes gelisah. Sumprit! Lek gak nyemil ga tahan aku!

Tibalah Indo Ceamer itu menari-nari di mataku.

Humm... Kok ketoke enak maneh yo bubuk putih itu...
Piye seh rasane? Aq wes lali... Terakhir nyoba se rasane ga enak, anyep... Siapa tahu sekarang wis enak? (Lha rasane isa brubah ta??)

Aku wes ga tahan, ketimbang ga nyemil opo2, aku ke dapur, ambil sendok makan, tak emut koyok permen iku bubuk putihe Indo Creamer.

Wek!
Podo ae, rasane Jo! Podo anyepe... Yo ada seh manise dikiiiit...

Ya wes, tak emut ae iku bubuk putihe, sampe puas aku mbaca novele.
Tak tutup bukune, tapi sek tak emuti sendoke...

Lha kok sue2 enak yoo?

Tibalah saudara2, setelah moment tersebut, aku selalu menghabiskan waktu senggangku dengan menikmati Indo Creamer...

Sekarang, setelah 4 bulan berlalu, Indo creamer itu sudah tinggal 1/6 toples... (Tapi yo gak gila aku cuma di emuti tok, kadang yo tak gae minum kopi susu!)

Aneh ga ya kebiasaanku ini??
Tapi tenang, aku ga ketagihan kok...

Nanti kalo itu sudah habis, aku janji gak bakal beli lagi, soale emang rasane ga enak2 amat kok...